Waow, Oknum Polisi Tenayan Raya Diduga Lakukan Kutipan di Sejumlah Tempat Galian C Ilegal

Pekanbaru, Garda45.com – Tindakan yang mencoreng nama baik kepolisian kembali mencuat di Kota Pekanbaru, kali ini Oknum Polisi Tenayan Raya diduga melakukan kutipan atau pungutan liar disejumlah tempat galian C illegal di Wilayah Kec. Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Hal ini terungkap ketika media bersama team Light Independen Bersatu (LIBAS) melakukan Pengawasan di salah satu lokasi galian C illegal yang terletak di Seputaran Jalan Budi Luhur, Kecamatan Tenayan Raya, pada Kamis (29/2/24).

Di tempat tersebut, beberapa oknum polisi dengan mengenakan mobil patroli berlogo Polsek Tenayan Raya terlihat memanggil pemilik galian C Illegal dan diduga menerima uang dengan nilai yang bervariasi. Aksi itupun sempat diabadikan melalui Video media ini.

Dengan semakin meningkatnya rasa penasaran, team media bersama LIBAS memutuskan untuk menanyakan kepada salah seorang pemilik galian C illegal yang terkena dampak dari kutipan atau praktik pungutan liar tersebut.

Sang pemilik galian C illegal itupun mengaku bahwa ia telah menyerahkan uang kepada oknum polisi tersebut untuk uang kopi.

“Iya, itu mereka minta uang, sebesar 50 ribu untuk uang kopi,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa pemilik galian C Illegal lainnya juga menyatakan bahwa tanah tempat galian tersebut dimiliki oleh PT Era Pindo.

“Pemilik tanahnya PT Era Pindo, “singkatnya.

Namun, upaya untuk mengkonfirmasi langsung kepada Kapolsek Tenayan Raya terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum polisi mengalami kendala.

Saat tim media dan LIBAS mendatangi Polsek Tenayan Raya, Koplsek tidak berada di tempat. Seorang petugas piket menyatakan bahwa Kapolsek sedang berada di luar kantor dan kanit turun dinas. Dan bahkan usaha tim media untuk memperoleh nomor telepon Kapolsek pun mengalami kegagalan.

“Tidak bisa diberikan, jumpai saja orangnya besok,” kata petugas piket tersebut menutup pembicaraan.

Hingga berita ini dimuat, Kanit Polsek Tenayan Raya, belum bisa menanggapi video yang dikirim media ini. Dalam video itu, terlihat oknum polisi diduga nerima sesuatu diduga uang kutipan dari tangan salah seorang pengawas atau anak buah pemilik Galian C illegal.

“Saya belum bisa memberikan tanggapan nya, sebab yang di persangkakan tidak terlihat, ” Kata Kanit Polsek Tenayan Raya.

KEND ZAI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *