Peristiwa

Cegah Api Menyala Lagi, Pendinginan Karhutla di Kampar Diperketat

56
×

Cegah Api Menyala Lagi, Pendinginan Karhutla di Kampar Diperketat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S turun langsung memimpin proses pendinginan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Selasa (11/11/2025). (G45/Humas Polres Kampar).

KAMPAR | Garda45.com – Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S turun langsung memimpin proses pendinginan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Selasa (11/11/2025).

Lahan tersebut sebelumnya sempat dilalap api cukup hebat dan bahkan hampir mengancam permukiman warga di sekitar lokasi. Berkat kerja keras tim gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan, dan kini petugas fokus memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

“Hari ini kami melanjutkan pendinginan hari keempat pasca kebakaran. Kami tidak ingin lengah dan memastikan lahan ini benar-benar dingin dan aman,” ujar Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S di sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Andi Cakra Putra dan Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman. Mereka bersama-sama memantau kondisi lahan, sekaligus memberi arahan langsung kepada personel di lapangan.

Sebanyak 99 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan api tidak kembali menyala. Mereka terdiri dari 30 personel Polres dan Polsek, 27 personel Brimob, 30 personel Sabhara Polda, serta 12 personel Manggala Agni.

Kapolres Kampar menegaskan, langkah pendinginan dilakukan secara menyeluruh dengan penyiraman menggunakan alat pemadam portabel dan pompa air bertekanan tinggi. Tim juga memanfaatkan kanal air di sekitar lokasi untuk mempercepat proses pembasahan tanah yang sebelumnya terbakar.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada masyarakat. Pemantauan dan pendinginan dilakukan secara intensif, dan kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah karhutla di wilayah hukum Polres Kampar,” tambahnya.

Selain pendinginan, petugas juga melakukan patroli udara menggunakan drone untuk memastikan tidak ada titik asap baru. Sementara itu, posko siaga karhutla tetap diaktifkan guna memperkuat respon cepat bila muncul tanda-tanda kebakaran lanjutan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kampar dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi setiap musim kemarau.

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka dalam bentuk apapun, termasuk untuk membuka lahan pertanian. Ia menegaskan bahwa pelaku pembakaran lahan akan diproses hukum tanpa pandang bulu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga masyarakat luas,” tegas AKBP Boby Putra Ramadhan S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *