Peristiwa

Karhutla Empat Hari di Rimbo Panjang, Tim Gabungan Terus Lakukan Pendinginan Lahan

76
×

Karhutla Empat Hari di Rimbo Panjang, Tim Gabungan Terus Lakukan Pendinginan Lahan

Sebarkan artikel ini
Jajaran Polda Riau dan Polres Kampar Bersama Sama Turun Kelapangan Untuk Memadamkan Api. (G45/Humas Polda).

KAMPAR | Garda45.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Kampar, Riau. Kali ini, api berkobar di kawasan Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, tepatnya di sekitar Perumahan Zaira Permai dan Marwah, yang telah terbakar selama empat hari berturut-turut dan mengancam keselamatan warga sekitar.

Lahan yang terbakar merupakan area gambut, sehingga sulit dipadamkan sepenuhnya karena bara api tetap menyala di bawah permukaan tanah. Situasi ini menjadi perhatian serius jajaran Polda Riau dan Polres Kampar, mengingat lokasi kebakaran sangat dekat dengan permukiman penduduk.

Sejak awal munculnya titik api, upaya pemadaman terus dilakukan tanpa henti. Pada Selasa (11/11/2025), Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang turun langsung ke lokasi kebakaran untuk memimpin koordinasi dan memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat, aman, dan efektif.

Sebanyak 60 personel tambahan diterjunkan ke lapangan, terdiri dari gabungan Polres Kampar, Sat Samapta Polda Riau, Brimob Polda Riau, dan Polsek Tambang, bekerja sama dengan Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar. Tim gabungan tersebut berjibaku siang dan malam memadamkan api sekaligus melakukan pendinginan agar tidak muncul titik panas baru.

Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menjelaskan bahwa api di permukaan kini telah padam, namun bara di lapisan gambut masih berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

“Saat ini api di permukaan lahan sudah berhasil dipadamkan. Namun karena lahannya gambut, masih terdapat bara api di dalam tanah. Kami akan terus melakukan pendinginan secara intensif agar tidak ada titik api baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan karhutla ini menjadi prioritas karena lokasi kebakaran sangat dekat dengan permukiman warga. Selain mengancam keselamatan, kebakaran di lahan gambut juga berisiko menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar.

Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Langkah hukum akan ditempuh terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan.

“Kami berkomitmen melindungi masyarakat dari dampak karhutla dan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran,” tegas AKBP Boby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *