JAKARTA |Garda45.com – Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan sekitar 2.500 ton bantuan logistik untuk mendukung penanganan darurat dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, termasuk pemenuhan kebutuhan pendidikan bagi anak-anak sekolah.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari perlengkapan sekolah hingga alat kebersihan dan sarana rehabilitasi lingkungan.
“Anak-anak sudah mulai masuk sekolah, sehingga kebutuhan pendidikan menjadi prioritas. Kami siapkan buku tulis sebanyak 1,5 juta eksemplar serta sekitar 20 ribu paket perlengkapan sekolah,” ujar Jusuf Kalla usai meninjau Gudang Logistik PMI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (1/1/2026).
Selain kebutuhan pendidikan, PMI juga menyalurkan bantuan berupa peralatan pembersihan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut meliputi cangkul, peralatan kebersihan, serta perlengkapan lain yang digunakan untuk membersihkan rumah dan lingkungan warga.
“Sebagian bantuan digunakan untuk tanggap darurat, namun fokus utama kami saat ini adalah rehabilitasi agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas normal,” katanya.
PMI turut menyiapkan dukungan penyediaan air bersih dengan mengerahkan 60 unit mobil tangki air untuk kebutuhan konsumsi serta 30 unit tangki air khusus pembersihan lingkungan.
Seluruh bantuan logistik direncanakan mulai diberangkatkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, menggunakan armada kapal Kalla Lines. PMI memastikan proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
PMI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran, terutama dalam mendukung pemulihan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah terdampak bencana.











