Peristiwa

Mayat Pria Ditemukan di Jalur Pekanbaru–Taluk Kuantan, Tak Ada Tanda Kekerasan

11
×

Mayat Pria Ditemukan di Jalur Pekanbaru–Taluk Kuantan, Tak Ada Tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian memasang garis polisi di lokasi penemuan jenazah di Jalan Raya Pekanbaru–Taluk Kuantan, Rabu pagi (31/12/25). (G45/Fikzen)

KAMPAR | Garda45.com – Daniel Partogi (40) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir Jalan Raya Pekanbaru–Taluk Kuantan, tepatnya di wilayah Desa Kampung Pinang, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Rabu (31/12/2025) pagi. Penemuan mayat laki-laki tersebut menggegerkan warga sekitar.

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang warga yang melintas di lokasi. Saksi melihat tubuh korban tergeletak sekitar tiga meter dari badan jalan dalam posisi telentang, lalu segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan warga, aparat Polsek Perhentian Raja bersama tim Inafis Polres Kampar langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang guna mengamankan area penemuan jenazah.

Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Daniel Partogi, berusia 40 tahun.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, Kapolsek Perhentian Raja bersama Kanit Reskrim dan personel Polsek langsung menuju lokasi. Tim Inafis Polres Kampar juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit,” ujar AKP Gian, Kamis (1/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal melalui visum et repertum, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil visum awal, tidak ditemukan indikasi kekerasan pada jenazah,” jelasnya.

AKP Gian menambahkan, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani berita acara penolakan. Setelah seluruh prosedur kepolisian selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut. Jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *