PEKANBARU | Garda45.com – Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak bisa lagi bergantung pada pola lama dan kerja sektoral. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta bergerak serempak melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan data yang akurat guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Penegasan itu disampaikan Syahrial Abdi saat memimpin Rapat Persiapan Pembentukan Tim Optimalisasi PAD Pemerintah Provinsi Riau di Kantor Gubernur Riau, Jumat (9/1/2025). Rapat tersebut menjadi forum awal penyamaan persepsi antar OPD dalam merumuskan strategi peningkatan PAD yang terukur dan berkelanjutan.
Syahrial menyampaikan, potensi PAD Riau masih sangat besar namun belum tergarap optimal. Karena itu, setiap OPD diminta aktif menggali peluang pendapatan sesuai kewenangan masing-masing, tanpa keluar dari koridor regulasi yang berlaku.
“Optimalisasi PAD tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas OPD serta terobosan yang realistis dan berbasis aturan agar hasilnya nyata,” tegas Syahrial.
Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan data yang valid dan sistem yang transparan sebagai fondasi utama peningkatan PAD. Menurutnya, kebijakan fiskal yang tidak berbasis data berisiko melahirkan keputusan yang tidak efektif dan sulit dievaluasi.
Pembentukan Tim Optimalisasi PAD, lanjut Syahrial, diharapkan menjadi penggerak utama dalam mengidentifikasi sumber pendapatan baru sekaligus memaksimalkan potensi yang sudah ada. Tim tersebut juga akan berperan melakukan evaluasi berkala terhadap capaian, hambatan, dan strategi lanjutan di lapangan.
“Dengan kerja tim yang solid dan perencanaan yang matang, optimalisasi PAD bukan sekadar target, tetapi kebutuhan untuk memperkuat pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Melalui rapat tersebut, Pemerintah Provinsi Riau menegaskan langkah konkret memperkuat koordinasi antar OPD dalam pengelolaan pendapatan daerah. Upaya ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik serta percepatan pembangunan di berbagai sektor.










