Labuhanbatu | Garda45.com – Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2027 di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu, Kamis (12/2/2026).
Forum tersebut merupakan bagian dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029. RKPD 2027 disusun sebagai penjabaran tahunan dari visi dan misi kepala daerah dalam periode lima tahun.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa RKPD 2027 harus menjadi fondasi kuat dalam mendukung tujuan pembangunan nasional dan Provinsi Sumatera Utara.
“RKPD 2027 harus mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dengan menempatkan manusia sebagai subjek utama pembangunan,” ujar Jamri.
Ia menjelaskan, untuk mewujudkan visi Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menetapkan tujuh misi pembangunan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, penguatan kemandirian serta ketahanan pangan, transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, penguatan perlindungan sosial dan budaya, pembangunan desa dan penataan kota berbasis potensi wilayah, pembangunan infrastruktur ramah lingkungan dan mitigasi bencana serta pengembangan inovasi daerah, ekonomi kreatif, dan pariwisata.
Wabup juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025 sebagai pijakan menuju target 2027. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,84 persen menjadi 7,37 persen. Tingkat pengangguran juga menurun menjadi 5,3 persen.
Di sektor kesehatan, Labuhanbatu telah ditetapkan sebagai daerah Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Prevalensi stunting turun menjadi 0,2 persen atau tersisa 97 kasus.
Pada bidang ketenagakerjaan, sebanyak 89.866 pekerja atau 42,07 persen telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Sementara di sektor pendidikan dan budaya, Pemkab Labuhanbatu meraih Rekor MURI atas pemberian 15.000 buku PAUD serta penghargaan Apresiasi Bunda PAUD Nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Labuhanbatu tercatat mencapai 75,79.
Menurutnya, penyusunan RKPD 2027 akan menggunakan pendekatan teknokratik, partisipatif, dan holistik. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan perencanaan.
“Saya berharap seluruh peserta memberikan masukan aktif agar rancangan ini benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat. Kita membutuhkan kebijakan yang terarah, terpadu, dan responsif terhadap perubahan,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Sya Putra Abdullah, ST, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan menghimpun saran dan masukan sebagai bahan penyusunan rancangan awal RKPD 2027, sekaligus menyesuaikan sasaran serta prioritas pembangunan daerah dengan pagu indikatif.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dipandu Asisten II Setdakab Ikramsyah Putra. Narasumber yang hadir antara lain Dr. Ihsan Azhari, S.Sos., M.SP (Kabid Riset dan Inovasi Bank Sumatera Utara), Rizki Reflizar (Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar), Victoria Elisabeth Hulu, SKM (Analis Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara), serta Freddy Situngkir, S.Si., M.Si (Kepala BPS Kabupaten Labuhanbatu).
Forum tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati M. Rizaldi Rambe, para Asisten Setdakab, pimpinan OPD, camat, kabag, lurah, perwakilan PKK dan DWP, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.











