Banner Website

Banner Website
Ekonomi

Bupati Asmar Hadiri Penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Aset Pemprov Riau, Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

53
×

Bupati Asmar Hadiri Penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Aset Pemprov Riau, Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar menghadiri kegiatan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Riau kepada pemerintah kabupaten/kota se-Riau di Balai Serindit Pekanbaru, Jumat (13/03/2026). (G45/Rudi)

PEKANBARU | Garda45.com – Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menghadiri kegiatan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah milik Pemerintah Provinsi Riau kepada pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Serindit, Pekanbaru, Jumat (13/03/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, serta Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, yang hadir mewakili Menteri Koperasi Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Koko Haryono menyampaikan bahwa penguatan koperasi menjadi salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menjelaskan bahwa perekonomian Provinsi Riau menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sekitar 4,7 persen pada tahun 2025, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai lebih dari Rp1.200 triliun.

Menurutnya, struktur ekonomi Riau saat ini masih didominasi beberapa sektor utama, seperti pertanian sekitar 28 persen, industri pengolahan sekitar 25 persen, serta pertambangan sekitar 16 persen.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya bertumpu pada sektor besar semata.

“Pertumbuhan ekonomi harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa. Di sinilah koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur perekonomian daerah,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Provinsi Riau.

Dari total 1.861 lokasi yang direncanakan, sebanyak 1.570 lokasi telah melalui proses penyiapan lahan. Sementara itu, 883 lokasi telah memasuki tahap pembangunan dan 51 unit telah mencapai progres pembangunan 100 persen.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan bahwa Provinsi Riau termasuk daerah yang bergerak cepat dalam mendukung program strategis nasional tersebut.

Dari total 38 provinsi di Indonesia, Riau tercatat berada dalam lima besar provinsi tercepat dalam pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kekompakan serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda.

“Kuncinya adalah kekompakan dan sinergi lintas sektor, baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga unsur TNI-Polri. Dengan kerja bersama, percepatan pembangunan dapat terwujud,” ujarnya.

SF Hariyanto juga memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten/kota di Riau yang dinilai aktif dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk dalam hal pelaporan serta percepatan pembangunan di lapangan.

Ia menambahkan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah pusat yang digagas Presiden guna memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa.

Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kebersamaan serta semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Seperti peribahasa Melayu, seikat bagai sirih, serumpun bagai serai. Ketika kita bersatu dan saling menguatkan, tujuan besar akan lebih mudah kita capai bersama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *