Banner Website

Banner Website
Peristiwa

Karhutla Kembali Terjadi di Rohil, Polisi-TNI dan Warga Bersatu Jinakkan Api di Tanah Putih

57
×

Karhutla Kembali Terjadi di Rohil, Polisi-TNI dan Warga Bersatu Jinakkan Api di Tanah Putih

Sebarkan artikel ini
Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni memimpin langsung tim gabungan saat melakukan pemadaman karhutla di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. (G45/MH)

ROHIL | Garda45.com – Karhutla kembali terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir. Kebakaran hutan dan lahan tersebut melanda wilayah Kecamatan Tanah Putih dengan luas diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Kapolres Rokan Hilir Isa Imam Syahroni turun langsung ke lokasi memimpin proses pemadaman bersama tim gabungan, Sabtu (14/3/2026).

Kebakaran terjadi di sejumlah titik di sepanjang Jalan Lintas Riau–Sumatera Utara, tepatnya di wilayah Kepenghuluan Ujung Tanjung dan Rantau Bais. Api terlihat membakar lahan semak dan kawasan gambut sehingga memicu kepulan asap di beberapa titik lokasi.

Kapolres Rohil bersama personel kepolisian langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan kebakaran. Di tengah kondisi bulan suci Ramadan, proses pemadaman tetap dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke area lain.

“Kebakaran tersebut diperkirakan melanda lahan seluas sekitar 30 hektare,” ujar Kapolres Isa Imam Syahroni saat memimpin langsung proses pemadaman di lapangan.

Tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, pemerintah kecamatan, perangkat desa hingga masyarakat setempat. Sejumlah personel Polwan dari Polres Rokan Hilir juga ikut dilibatkan dalam proses penanganan kebakaran tersebut.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melakukan pengecekan terhadap titik panas atau hotspot yang terdeteksi melalui sistem pemantauan Dashboard Lancang Kuning guna memastikan lokasi kebakaran serta potensi penyebaran api di kawasan sekitar.

Proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan seperti mesin pompa air, selang pemadam serta kendaraan operasional yang dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas bekerja memadamkan api secara bertahap di sejumlah titik yang masih menyala.

Kondisi lahan gambut membuat proses pemadaman memerlukan waktu lebih lama. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas langsung melakukan proses pendinginan dengan menyiram area yang telah terbakar guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di dalam tanah.

Pendinginan menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran kembali muncul, mengingat karakteristik lahan gambut yang mudah menyimpan bara api di bawah permukaan.

Di sela-sela kegiatan pemadaman, aparat juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Cara tersebut dinilai sangat berisiko memicu kebakaran yang lebih luas, terutama saat kondisi cuaca kering.

Kapolres menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah utama untuk menekan potensi karhutla di wilayah Rokan Hilir. Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayah mereka.

Saat ini kondisi api dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pendinginan di beberapa titik yang masih mengeluarkan asap tipis.

Polres Rokan Hilir bersama instansi terkait juga akan terus meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan di wilayah rawan kebakaran guna mengantisipasi munculnya kembali kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *