PEKANBARU | Garda45.com – Bayi perempuan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengapung di parit kawasan Perumahan Graha Panam Permai, Jalan Suka Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Minggu (15/3/2026) pagi.
Penemuan jasad bayi tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Informasi yang berhasil di himpun menyebutkan, bayi itu pertama kali diketahui setelah sejumlah anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi berteriak melihat sesuatu mengapung di dalam parit.
Kapolsek Polsek Binawidya, Nusirwan, saat dikonfirmasi Garda45.com membenarkan adanya penemuan jasad bayi perempuan tersebut.
“Awalnya saksi mendengar teriakan anak-anak yang sedang bermain di sekitar parit perumahan. Mereka menyebut ada bayi yang mengapung. Saksi kemudian mendatangi lokasi dan melihat jasad bayi itu berada di dalam parit,” ujar Nusirwan.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan kepada Ketua RT serta pihak keamanan perumahan setempat.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas Bhabinkamtibmas hingga akhirnya laporan sampai ke pihak kepolisian.
Tak lama setelah menerima laporan, petugas piket dari Polsek Binawidya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima informasi, sekitar pukul 08.05 WIB personel piket langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan pengamanan lokasi,” jelas Nusirwan.
Saat ditemukan, jasad bayi perempuan tersebut berada di dalam parit perumahan dengan posisi mengapung. Kejadian itu sontak menarik perhatian warga yang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung peristiwa tersebut.
Petugas kepolisian kemudian mengevakuasi jasad bayi tersebut dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian bayi tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Untuk penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Nusirwan.











