Meranti, Garda45.com – Hari pertama kerja pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, memilih memastikan satu hal yang paling mendasar, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti, bahkan sesaat. Rabu (25/3/2026) pagi, ia turun langsung meninjau kinerja layanan publik sekaligus memantau arus balik Lebaran di sejumlah titik strategis.
Langkah itu dimulai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sebelum berlanjut ke Rumah Sakit Umum Daerah Kepulauan Meranti dua simpul pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga. Di sana, Muzamil menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur, baik ASN maupun PPPK, sebagai fondasi utama pelayanan yang berkualitas.
“Pelayanan publik hari ini berjalan dengan baik. Kami melihat langsung seluruh OPD sudah kembali beraktivitas meskipun masih dalam suasana Lebaran. Yang terpenting, pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujar Wabup Muzamil.
Dari pusat layanan administrasi dan kesehatan, perhatian kemudian bergeser ke Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang urat nadi mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan tersebut. Di lokasi ini, Muzamil memantau langsung arus balik, memastikan pergerakan penumpang berlangsung tertib tanpa hambatan berarti.
Ia menilai kelancaran arus mudik dan balik tahun ini merupakan buah dari koordinasi yang solid antarinstansi. “Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, arus mudik dan arus balik berjalan lancar; tidak terjadi penumpukan penumpang dan kapasitas transportasi mencukupi,” ungkapnya.
Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada berbagai pihak yang menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran mulai dari penyedia listrik, bahan bakar minyak, LPG, hingga distribusi bahan pokok dan layanan transportasi. Ketersediaan yang terjaga tanpa gangguan menjadi indikator kuatnya sinergi lintas sektor.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik. Tahun ini, ketersediaan listrik, bahan bakar, dan bahan pokok berjalan sangat baik tanpa kendala berarti,” tuturnya.
Menurut Muzamil, capaian tersebut mencerminkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Ia pun menegaskan pentingnya menjaga soliditas tersebut sebagai modal utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik ke depan.
“Soliditas dan komunikasi lintas sektor ini harus terus dijaga agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tutupnya.
Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, mulai dari jajaran pemerintah daerah, TNI, otoritas pelabuhan, hingga tim gabungan Pos Pelayanan Idulfitri 1447 Hijriah, menegaskan bahwa pelayanan publik yang prima lahir dari kerja bersama yang terkoordinasi.**











