Banner Website
Ekonomi

Hadiri RUPS Bank Sumut, Bupati Simalungun Tegaskan Dukungan Penguatan Modal untuk Dorong Ekonomi Daerah

50
×

Hadiri RUPS Bank Sumut, Bupati Simalungun Tegaskan Dukungan Penguatan Modal untuk Dorong Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Suasana RUPS Tahunan PT Bank Sumut Tahun Buku 2025 yang dihadiri kepala daerah se-Sumatera Utara di Medan. (G45/Dolles)

SIMALUNGUN | Garda45.com – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama sejumlah kepala daerah menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Sumut yang digelar di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (6/4/2026).

RUPS tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan strategis keuangan daerah Sumatera Utara, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemajuan Bank Sumut sebagai bank milik daerah.

Dalam forum tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memaparkan sejumlah keputusan strategis. Salah satu poin utama adalah kesepakatan untuk mengalokasikan kembali 15 persen dividen sebagai tambahan setoran modal dari seluruh pemerintah daerah pemegang saham.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut menunjukkan komitmen dengan menambah modal sebesar Rp100 miliar, disusul Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar Rp70 miliar.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk memperkuat Bank Sumut sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Dari dividen yang dibagikan, 15 persen kami kembalikan sebagai setoran modal, dan provinsi juga menambah Rp100 miliar,” tegas Bobby.

Langkah tersebut dinilai krusial dalam memperkuat struktur permodalan Bank Sumut yang saat ini telah mencapai sekitar Rp5,4 triliun. Penguatan ini menjadi kunci untuk mendorong transformasi bank naik kelas dari KBMI I ke KBMI II, sekaligus memenuhi target regulator menuju modal inti Rp6 triliun pada 2029.

“Masih dibutuhkan sekitar Rp800 miliar lagi, dan ini akan dicapai melalui sinergi seluruh pemerintah daerah. Bank Sumut harus tumbuh lebih kuat agar mampu memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyebut hasil RUPS ini sebagai titik balik penting dalam memperkuat fundamental bisnis dan daya saing bank di tingkat nasional.

“Penguatan modal tidak hanya meningkatkan kapasitas usaha, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan nilai investasi pemerintah daerah sebagai pemegang saham,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tambahan modal tersebut akan difokuskan untuk memperbesar kapasitas intermediasi, khususnya dalam pembiayaan sektor produktif dan program prioritas pemerintah daerah. Bank Sumut juga berkomitmen terus berinovasi menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif.

Dalam kesempatan itu, Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan permodalan Bank Sumut.

“Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai pemegang saham mendukung langkah strategis ini. Ini adalah komitmen kami untuk mendorong Bank Sumut menjadi bank yang lebih kuat, kompetitif, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan pengalokasian kembali sebagian dividen sebagai tambahan modal merupakan langkah tepat untuk memperkuat struktur keuangan serta meningkatkan kapasitas pembiayaan bank.

“Kami berharap penguatan permodalan ini membuat Bank Sumut semakin optimal dalam mendukung UMKM, sektor pertanian, serta program prioritas pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Simalungun,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *