Simalungun, Garda45.com – Suasana khidmat namun penuh semangat mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XII Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Simalungun yang digelar di Gedung MUI Simalungun, Kecamatan Siantar, Sumatera Utara, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ulama. Musda kali ini mengusung tema “Mengukuhkan Konsolidasi, Meningkatkan Kepedulian, dan Merawat Integritas Kader Al Washliyah.”
Dalam sambutannya, Bupati Anton menegaskan bahwa Al Washliyah merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perannya dinilai nyata dalam bidang dakwah, pendidikan, serta sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan seperti madrasah, pesantren, dan panti asuhan yang dikelola Al Washliyah telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan ormas Islam yang mengakar kuat seperti Al Washliyah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menilai Al Washliyah sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pembinaan generasi muda dan penguatan nilai-nilai religius di tengah tantangan modernisasi.
Musda ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader untuk kembali menguatkan tujuan organisasi, yakni menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta membangun keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan dan sesama (Hablum Minallah dan Hablum Minannas).
“Siapapun yang terpilih nantinya, diharapkan mampu membawa perubahan dan melanjutkan perjuangan organisasi ke arah yang lebih baik,” tegas Bupati.
Sementara itu, Ketua Panitia, Sairul Amri Saragih, melaporkan bahwa Musda XII diikuti sekitar 250 kader dari berbagai pengurus daerah. Hal ini menunjukkan soliditas dan kekompakan Al Washliyah di Kabupaten Simalungun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara, Anggota DPRD Sumatera Utara Gusmiyadi, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, serta Ketua MUI Kabupaten Simalungun, Ki Drajat Purba.
Kegiatan berlangsung lancar, penuh kekhidmatan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya saing.











