Cianjur | Garda45.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa kekuatan Indonesia dalam menghadapi tantangan global tidak hanya bertumpu pada ekonomi dan teknologi, tetapi juga pada nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah lama menjadi karakter bangsa.
Hal itu disampaikan Yassierli saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama mitra strategis ketenagakerjaan di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, bersama puluhan peserta dari konfederasi serikat pekerja/serikat buruh dan Asosiasi Pengusaha Indonesia.
Dalam sambutannya, Yassierli mengatakan semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi modal sosial penting bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika global, termasuk perkembangan teknologi dan ketidakpastian ekonomi dunia.
“Bangsa Indonesia memiliki nilai kehidupan, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama,” ujar Yassierli.
Menurutnya, kekuatan sosial tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan ketenagakerjaan nasional di tengah perubahan yang terus berkembang.
“Semangat kebersamaan membuat kita mampu menghadapi tantangan dan membawa Indonesia menjadi lebih maju,” katanya.
Yassierli juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja agar pembangunan ketenagakerjaan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Ia menilai pembangunan ketenagakerjaan tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan formal, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.
“Penguatan nilai-nilai tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tengah perubahan zaman,” tuturnya.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kolaborasi sebagai fondasi pembangunan ketenagakerjaan ke depan.
Sementara itu, Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi langkah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang menggelar forum silaturahmi tersebut.
Menurut Jumhur, forum itu menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
“Terbukti, jika kita kompak dan menjaga kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama,” ujarnya.











