PEKANBARU | Garda45.com – Peluncuran buku karya Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Karmila Sari, berlangsung khidmat di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Jumat (8/5/2026). Buku berjudul Perempuan di Pentas Politik dengan subjudul Jejak Pengabdi Merawat Amanah itu menjadi catatan perjalanan politik sekaligus pengabdian Karmila di dunia legislatif.
Peluncuran buku tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting Melayu Riau dan pejabat daerah. Tampak hadir Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Raja Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Taufik Ikram Jamil, hingga Ketua Dharma Wanita Persatuan Riau, Herawati Abdi.
Dalam sambutannya, Taufik Ikram Jamil menyebut peluncuran buku tersebut menjadi catatan penting bagi kiprah perempuan Riau di tingkat nasional. Ia menilai tidak banyak politisi perempuan yang menuangkan perjalanan politiknya dalam bentuk buku.
“Dari ratusan anggota DPR RI di Senayan, hanya sedikit perempuan yang meluncurkan buku tentang perjalanan politiknya. Kini Karmila Sari ikut menorehkan jejak itu dan menjadi salah satu perempuan hebat dari Riau,” ujarnya.
Dalam sekapur sirih yang tertuang di dalam buku, Karmila Sari menulis bahwa dunia politik bukan jalan yang sejak awal direncanakan dalam hidupnya. Ia mengaku tumbuh di lingkungan keluarga yang lebih dekat dengan dunia usaha dan aktivitas sosial masyarakat.
Namun perjalanan hidup membawanya masuk ke arena politik, sebuah ruang yang menurutnya dapat menjadi jalan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Politik sebenarnya dapat menjadi ruang untuk menghadirkan perubahan yang nyata, terutama ketika dijalankan dengan niat yang tulus dan tanggung jawab yang besar,” tulisnya.
Buku setebal 142 halaman yang diterbitkan Taman Karya itu ditulis oleh Muhammad Amin dan Zulkarnaini. Isinya terbagi dalam XI bab yang mengulas perjalanan politik dan pengabdian Karmila Sari sejak di daerah hingga duduk di Senayan.
Tak hanya itu, buku tersebut juga mendapat perhatian sejumlah tokoh nasional. Di dalamnya terdapat pengantar dari Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Selain itu, terdapat pula sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto, serta Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.
Sebagai politisi perempuan asal Riau, perjalanan karier Karmila Sari terbilang panjang. Putri Bupati Rokan Hilir, Bistamam, itu pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir periode 2009–2014 sebelum melanjutkan karier politik ke DPRD Provinsi Riau selama dua periode.
Kini, di Komisi X DPR RI, ia aktif menyuarakan isu pendidikan, generasi muda, olahraga, dan kebudayaan. Karmila juga dikenal konsisten mendorong pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Selain aktif di politik, ia juga memiliki latar belakang akademik yang kuat. Karmila menempuh pendidikan di bidang Sistem Informasi, Manajemen, hingga meraih gelar doktor Ilmu Administrasi. Kombinasi pengalaman akademik dan politik itu dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan di parlemen.











