Senggoro, Garda45.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan qurban Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Mubarak, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Rabu (27/5/2026). Sebanyak 7 hewan qurban disembelih dan menghasilkan 396 kilogram daging yang kemudian dibagikan kepada warga sekitar.
Sejak pagi, jamaah memadati Masjid Al-Mubarak untuk mengikuti Sholat Id yang semula direncanakan di halaman Kantor BPKAD Bengkalis. Namun, hujan membuat panitia memindahkan pelaksanaan ibadah ke dalam masjid demi kenyamanan jamaah.
Usai Sholat Id, panitia bersama warga langsung melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Tahun ini, tercatat 4 ekor sapi dan 3 ekor kambing disembelih secara gotong royong.
Dari proses tersebut, diperoleh 360 kilogram daging sapi dan 36 kilogram daging kambing, yang kemudian didistribusikan kepada warga Desa Senggoro dan sekitarnya.
Salah satu hewan qurban berasal dari Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, sebagai bentuk kepedulian sosial pada momentum Idul Adha.
Ketua Pengurus Masjid Al-Mubarak, M. Syafi, menegaskan bahwa qurban menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat.
“Melalui kurban ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. Alhamdulillah, setiap tahun antusiasme masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Ketua Panitia Qurban, Zulkifli atau yang akrab disapa Nah Adek, mengatakan seluruh proses berjalan lancar berkat kerja sama warga sejak awal kegiatan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar. Mulai dari penyembelihan hingga pembagian daging dilakukan bersama-sama agar masyarakat dapat merasakan kebahagiaan Idul Adha,” katanya.
Suasana gotong royong terlihat kuat di lokasi kegiatan. Kaum ibu membantu menyiapkan konsumsi, sementara pemuda dan panitia terlibat aktif dalam proses pemotongan hingga distribusi daging qurban.
Semantara itu, Bendahara Masjid Al-Mubarak, Bukri yang akrab disapa Bob, menilai kekompakan warga menjadi kunci sukses pelaksanaan qurban setiap tahun.
“Semua bekerja dengan ikhlas. Ada yang membantu penyembelihan, menyiapkan konsumsi, hingga membagikan daging qurban kepada masyarakat. Kebersamaan seperti inilah yang selalu kami jaga setiap Idul Adha,” ujarnya.
Untuk memastikan proses sesuai syariat Islam, panitia juga melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) agar penyembelihan berjalan higienis dan sesuai ketentuan.
Bagi warga Senggoro, Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan solidaritas sosial. Melalui distribusi daging qurban, manfaat hari raya diharapkan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.**











