Daerah

Momentum Hari Lahir Pancasila 2026, Simalungun Tegaskan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

53
×

Momentum Hari Lahir Pancasila 2026, Simalungun Tegaskan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

Sebarkan artikel ini
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Senin (1/6/2026).(G45/Dolles Lubis).

Simalungun, Garda45.com Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Simalungun dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Simson Sauttua Tambunan dipercaya sebagai Komandan Upacara, sedangkan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Albert R. Saragih menjalankan tugas sebagai Perwira Upacara.

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi perekat keberagaman Indonesia, tetapi juga relevan sebagai fondasi terciptanya perdamaian global.

Selain di tingkat kabupaten, upacara serupa juga digelar secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Simalungun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, pejabat tinggi pratama, administrator, serta pejabat pengawas di lingkungan Pemkab Simalungun.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja, dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, serta pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Simalungun membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. K.H. Yudian Wahyudi.

“Lebih dari itu, hari kelahiran dasar negara ini adalah momen istimewa untuk melakukan refleksi mendalam, guna memastikan bahwa api semangat dan nilai-nilai Pancasila senantiasa tetap menyala terang di dalam jiwa setiap insan warga Indonesia, di mana pun berada,” demikian amanat yang dibacakan Bupati.

Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dinilai tetap relevan menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus menjadi landasan bagi terwujudnya perdamaian dunia yang berkeadilan.

Generasi muda turut mendapat perhatian khusus dalam amanat tersebut. Mereka diajak menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang tumbuh dan diamalkan dalam keseharian, bukan sekadar simbol yang terpajang atau teks yang tersimpan dalam buku sejarah.

Upacara ditutup dengan penguatan komitmen seluruh ASN Kabupaten Simalungun untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas, pelayanan publik, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *