Pemerintah

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Asahan Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

55
×

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Asahan Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Pemkab Asahan memperingati Hari Lahir Pancasila 2026 dengan mengajak masyarakat memperkuat persatuan, toleransi, dan menolak radikalisme. Senin (1/6/2026).(G45/Boim).

Asahan, Garda45.com Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (1/6/2026).

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” itu dihadiri Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, ASN, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, partai politik, hingga pelajar.

Danlanal Asahan Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari, M.Tr.Opsla., CTMP bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Lettu Laut (T) Rimba Simanjuntak dipercaya sebagai Komandan Upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanal Asahan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Amanat itu menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan dan menguatkan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Tema yang diusung pada tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi fondasi dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

BPIP juga menegaskan bahwa Pancasila telah menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun global. Di tengah kemajemukan suku, agama, budaya, dan bahasa, Pancasila dinilai mampu menjadi perekat yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui amanat tersebut, seluruh elemen bangsa diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam setiap aspek kehidupan. Pemerintah pusat dan daerah juga diminta memastikan setiap kebijakan berlandaskan nilai keadilan sosial serta menjaga harmoni kebangsaan dengan menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme.

Usai upacara, Bupati Asahan menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus menjaga nilai kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, kita diingatkan kembali bahwa Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Asahan.

Menurutnya, tema yang diangkat pada peringatan tahun ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Karena itu, masyarakat diharapkan terus memperkuat toleransi, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan semangat gotong royong sebagai fondasi persatuan nasional.

Setelah upacara selesai, Bupati dan Wakil Bupati Asahan bersama unsur Forkopimda, pejabat Pemkab Asahan serta peserta upacara mengikuti secara virtual Upacara Nasional Hari Lahir Pancasila 2026 dan menyaksikan pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan tersebut terhubung langsung dengan rangkaian upacara nasional dari Gedung Pancasila, Jakarta. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan khidmat sebagai bentuk penguatan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *