Ekonomi

Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah, Harga Sembako Dipangkas Demi Jaga Daya Beli

88
×

Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah, Harga Sembako Dipangkas Demi Jaga Daya Beli

Sebarkan artikel ini
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di salah satu pasar tradisional di Pekanbaru pada beberapa waktu lalu sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi di Provinsi Riau. (G45/Media Center)

PEKANBARU | Garda45.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali menggencarkan operasi pasar murah di empat titik pada pekan ini sebagai langkah menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng hingga telur ayam.

Program yang dilaksanakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah itu dimulai pada Senin (15/6/2026) di Halaman SMA Negeri 16 Pekanbaru, Kecamatan Rumbai Timur. Selanjutnya operasi pasar berlanjut di Kabupaten Rokan Hulu pada 17–19 Juni 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan operasi pasar murah akan terus digelar sesuai kemampuan pemerintah daerah agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kita bersama BUMD pangan melaksanakan operasi pasar di beberapa kecamatan. Kita upayakan sesuai kemampuan tim yang ada dan terus berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya kepada Garda45.com, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, operasi pasar menjadi salah satu instrumen yang terus dioptimalkan Pemprov Riau untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengurangi beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Minggu ini kita gelar terus. Memang inilah upaya yang bisa kita lakukan untuk membantu mengurangi beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” tambahnya.

Berdasarkan jadwal Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, pelaksanaan operasi pasar pekan ini disesuaikan karena adanya libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Usai digelar di Pekanbaru, kegiatan dilanjutkan pada Rabu (17/6) di Halaman Kantor Camat Tambusai Utara, Kamis (18/6) di Halaman Kantor Camat Kunto Darussalam, serta Jumat (19/6) di Halaman Kantor Camat Tandun, Kabupaten Rokan Hulu.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok di daerah.

“Untuk pekan ini kita gelar empat kali kegiatan. Besok bertepatan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram sehingga jadwal disesuaikan,” katanya.

Di Pekanbaru, masyarakat dapat membeli beras SPHP seharga Rp60 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, Minyakita Rp15.500 per kemasan, dan telur ayam Rp49 ribu per papan.

Sementara di Kabupaten Rokan Hulu, operasi pasar murah dilaksanakan atas permintaan pemerintah daerah dengan skema subsidi harga sehingga sejumlah komoditas dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Komoditas yang disediakan meliputi beras premium Rp70 ribu per lima kilogram, beras CML Rp68 ribu per lima kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, Minyakita Rp14 ribu per liter, minyak goreng premium Rp20 ribu per liter, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, telur ayam Rp45 ribu per papan, serta bawang putih Rp24 ribu per kilogram.

Selain itu, komoditas hortikultura seperti cabai merah keriting, bawang merah, dan kentang juga dipasarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *