Pemerintah

Hari Jadi ke-69 Riau Dipusatkan di Stadion Utama, Pemprov Siapkan Layanan Publik hingga Gerakan Hijau

65
×

Hari Jadi ke-69 Riau Dipusatkan di Stadion Utama, Pemprov Siapkan Layanan Publik hingga Gerakan Hijau

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Riau Syahrial Abdi memimpin rapat awal persiapan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (17/6/2026). (G45/Media Center)

PEKANBARU | Garda45.com – Pemerintah Provinsi Riau mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau yang akan dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan menjadi momentum pelayanan publik, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Rapat awal persiapan digelar di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (17/6/2026), dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, serta dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau.

Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD menyampaikan usulan program yang nantinya akan dipadukan menjadi rangkaian kegiatan selama Juli hingga Agustus 2026. Pemerintah juga mengajak 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau untuk ikut menyemarakkan peringatan tersebut.

Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari penanaman 5.000 bibit pohon, vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, hingga senam massal yang akan dipusatkan di kawasan Stadion Utama Riau.

Sekdaprov Riau Syahrial Abdi menegaskan, arahan Plt Gubernur Riau adalah agar peringatan Hari Jadi berlangsung sederhana namun memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau bukan hanya seremoni. Momentum ini harus menjadi ruang pelayanan publik sekaligus melibatkan masyarakat secara aktif dalam berbagai kegiatan,” ujar Syahrial kepada Garda45.com.

Menurutnya, Stadion Utama Riau akan kembali dihidupkan sebagai pusat aktivitas masyarakat. Aset milik pemerintah tersebut akan difungsikan secara optimal melalui berbagai kegiatan sosial, olahraga, pelayanan publik, hingga edukasi lingkungan.

“Kita mengoptimalkan kembali fungsi aset yang kita miliki, yakni Stadion Utama Riau. Tempat ini akan menjadi sentral seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Provinsi Riau tahun ini,” katanya.

Sebelum digunakan, kawasan stadion akan dibersihkan melalui kegiatan gotong royong terpadu. Pemerintah juga akan mempercantik kawasan dengan menghadirkan ruang terbuka hijau.

Sebanyak 2.000 bibit pohon akan ditanam di kawasan Stadion Utama Riau, sedangkan 3.000 bibit lainnya akan disebarkan ke sejumlah stadion di berbagai daerah di Provinsi Riau.

Gerakan penghijauan tersebut menjadi bagian dari program Green For Riau yang diintegrasikan ke dalam seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Riau.

Selain penghijauan, Pemprov juga akan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Tempat-tempat sampah akan disediakan di area publik untuk mendorong budaya memilah dan membuang sampah pada tempatnya.

“Kita ingin membangun kesadaran masyarakat agar terbiasa memilah sampah. Ini bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” jelas Syahrial.

Inovasi lain yang disiapkan Pemprov Riau adalah pemberian bibit pohon gratis kepada masyarakat yang tertib membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat gerakan penghijauan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, setiap OPD nantinya juga diberi tanggung jawab untuk merawat bibit pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bukan sekadar menjadi kegiatan simbolis.

Pemerintah berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau mampu menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah, baik melalui pelayanan masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, maupun penguatan partisipasi publik.

Di akhir rapat, Syahrial mengajak seluruh BUMN, BUMD, dunia usaha, sektor industri, hingga komunitas masyarakat untuk ikut berkontribusi menyukseskan agenda tersebut.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Jika ada inovasi, gagasan, atau bentuk dukungan dari OPD, dunia usaha maupun pihak swasta, mari kita bersinergi agar peringatan Hari Jadi Riau benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *