Peristiwa

Pelabuhan Teluk Dalam Disorot, Ternak Babi Diduga Lolos Tanpa Pengawasan

167
×

Pelabuhan Teluk Dalam Disorot, Ternak Babi Diduga Lolos Tanpa Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Baru Teluk Dalam yang diduga menjadi jalur masuknya ternak babi tanpa pengawasan ketat. (G45/Pidar Ndruru)

Nias Selatan, Garda45.com – Dugaan masuknya hewan ternak jenis babi melalui jalur Pelabuhan Baru Teluk Dalam menjadi sorotan publik pada Selasa (30/6/2026).

Pasalnya, ternak tersebut diduga dapat masuk tanpa melalui pengawasan ketat sebagaimana mestinya. Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait mekanisme pengawasan di pelabuhan, serta kemungkinan adanya keterlibatan oknum tertentu dalam meloloskan pengiriman tersebut.

Sejumlah warga, khususnya dari kalangan pedagang daging B2, mengaku merasa dirugikan atas kondisi tersebut. Mereka menilai, masuknya ternak tanpa pengawasan tidak hanya berpotensi memengaruhi stabilitas harga pasar, tetapi juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat.

Selain itu, masyarakat juga mengkhawatirkan aspek kesehatan dan kelayakan ternak yang masuk tanpa melalui prosedur pemeriksaan resmi dari instansi berwenang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Pro Jurnalmedia Siber (PJS) Kabupaten Nias Selatan, Pidar Ndruru, meminta pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi serta meningkatkan pengawasan terhadap arus keluar-masuk hewan ternak melalui pelabuhan.

“Hingga saat ini, kami berharap adanya transparansi dari instansi terkait agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pengawasan harus diperketat untuk menjamin keamanan, kesehatan, dan keadilan bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk otoritas pelabuhan dan instansi teknis, guna memperoleh informasi yang lebih akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *