PEKANBARU | Garda45.com – SMA Negeri 8 Pekanbaru kembali mengharumkan nama sekolah melalui prestasi di tingkat nasional. Dua siswanya, Caryn Diani Putri dan Rahmad Dafva Pamvia, berhasil menciptakan inovasi edukasi gizi anak bertajuk SEPIRING (Seri Edukasi Hebat Anak Tentang Isi Piringku) yang lolos ke Tahap 2 Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) SMA/SMK Tahun 2026 pada bidang Seni Rupa dan Desain kategori Rencana Usaha.
SEPIRING lahir dari kepedulian terhadap masih tingginya permasalahan gizi anak di Indonesia. Berbagai persoalan seperti stunting, obesitas, hingga diabetes pada usia anak menjadi perhatian yang mendorong kedua siswa tersebut menghadirkan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami.
Melalui inovasi ini, mereka berupaya memperkuat pemahaman anak mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang sejak dini. SEPIRING dikembangkan sebagai media pembelajaran yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif.
Produk edukasi tersebut dirancang dalam bentuk paket pembelajaran terpadu yang memadukan berbagai metode modern. Di dalamnya terdapat paper cut pop-up book, permainan edukatif, kartu pembelajaran, aplikasi SEPIRING, aktivitas mewarnai, kegiatan menanam sayuran, hingga pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR).
Konsep yang diusung adalah learning by playing atau belajar sambil bermain. Dengan pendekatan tersebut, anak-anak dapat memahami konsep gizi seimbang melalui aktivitas yang menarik, sehingga materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat.
SEPIRING juga dirancang agar dapat digunakan oleh berbagai kalangan. Selain menyasar anak usia 4 hingga 8 tahun dan remaja usia 9 hingga 14 tahun, media ini juga dapat dimanfaatkan oleh orang tua, guru, maupun lembaga pendidikan sebagai sarana pembelajaran yang praktis baik di rumah maupun di sekolah.
Keunggulan lain dari SEPIRING adalah kemampuannya menggabungkan edukasi, kreativitas, dan teknologi dalam satu paket pembelajaran. Kehadiran fitur Augmented Reality menjadi nilai tambah yang membuat proses belajar semakin interaktif dan mengikuti perkembangan teknologi digital yang dekat dengan kehidupan anak-anak saat ini.
Lolosnya SEPIRING ke Tahap 2 FIKSI 2026 menjadi bukti bahwa pelajar SMA Negeri 8 Pekanbaru mampu menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam meningkatkan kesadaran pentingnya gizi seimbang bagi generasi muda Indonesia.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pelajar daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional melalui karya-karya yang lahir dari kepedulian terhadap persoalan sosial dan kesehatan yang terjadi di lingkungan sekitar.











