Peristiwa

Mayat Pria Ditemukan Tersangkut di Batu Sungai Rokan, Polisi Pastikan Korban Warga Sumatera Barat

×

Mayat Pria Ditemukan Tersangkut di Batu Sungai Rokan, Polisi Pastikan Korban Warga Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
Lokasi penemuan mayat pria yang tersangkut di bebatuan Sungai Rokan, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu. (G45/Humas)

PEKANBARU, Garda45.com – Polisi berhasil mengungkap identitas mayat pria yang ditemukan mengapung di Sungai Rokan, tepatnya di Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Korban diketahui bernama Iswandi (40), seorang petani asal Jalan Jambak Dalam, Gang Bendi, RT 001/RW 002, Kelurahan Bukik Apik Puhun, Kecamatan Gubuak Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kasi Humas Polres Rokan Hulu, AKP Yohanes Tindaon, mengatakan jasad korban ditemukan warga pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 07.15 WIB dalam kondisi mengapung di Sungai Rokan.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, Kapolsek Ujung Batu memerintahkan personel menuju lokasi. Sesampainya di TKP, benar ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi telungkup dan tersangkut di bebatuan di Sungai Rokan,” ujar Yohanes dikonfirmasi media ini.

Jasad korban kemudian dievakuasi oleh personel Polsek Ujung Batu bersama warga dan dibawa ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan visum et repertum. Tim Inafis Polres Rokan Hulu juga melakukan pengambilan sidik jari guna memastikan identitas korban.

Berdasarkan keterangan saksi Amin (49), seorang buruh pengambil pasir di Sungai Rokan, penemuan mayat bermula saat dirinya hendak melepaskan tali sampan sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat berada di tepi sungai, saksi melihat sesosok mayat laki-laki dalam posisi telungkup dan tersangkut di bebatuan. Saksi kemudian memanggil warga sekitar sebelum melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Putri Arianti bersama tim Puskesmas Ujung Batu menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal dunia hampir 24 jam sebelum ditemukan.

“Dari hasil visum, penyebab kematian belum dapat dipastikan. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang dapat menyebabkan kematian,” kata Yohanes.

Setelah proses identifikasi selesai, jasad Iswandi diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Jenazah diterima oleh pihak keluarga yang diwakili Kholyah (29), seorang petani asal Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *