Peristiwa

Antrean BBM Terus Berulang, Silwanus Manao Minta Pemprov Sumut dan Pertamina Segera Bertindak

×

Antrean BBM Terus Berulang, Silwanus Manao Minta Pemprov Sumut dan Pertamina Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini
Suasana antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat di SPBU Pertamina Nomor 14.228.341 dan 14.228.335, Kelurahan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (1/8/2026). (45/Pidar Ndruru)

Nias Selatan, Garda45.com – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat kembali terjadi di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, yakni SPBU Nomor 14.228.341 dan 14.228.335 yang berada di wilayah Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu sore (1/8/2026).

Pantauan Garda45.com di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB menunjukkan puluhan sepeda motor dan mobil mengular hingga memakan sebagian badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memicu keluhan masyarakat yang harus menunggu berjam-jam hanya untuk memperoleh bahan bakar minyak (BBM).

Fenomena antrean panjang ini bukan kali pertama terjadi. Warga menilai persoalan distribusi BBM di Nias Selatan telah berlangsung berulang kali tanpa solusi yang benar-benar mampu mengakhiri masalah tersebut.

Sejumlah warga berharap pemerintah bersama pihak Pertamina segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut. Mereka meminta pasokan BBM ditambah, distribusi diawasi secara ketat, serta dilakukan evaluasi terhadap sistem penyaluran agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU.

Salah seorang pemerhati Kepulauan Nias, Silwanus Manao, S.H., mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pertamina agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi BBM di Kabupaten Nias Selatan.

Menurutnya, antrean panjang yang terus terjadi menjadi indikator adanya persoalan yang harus segera ditangani secara serius demi menjamin pelayanan kepada masyarakat.

“Kondisi ini sudah berulang kali terjadi. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pertamina harus segera mencari solusi konkret agar distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat persoalan yang tak kunjung terselesaikan,” tegas Silwanus.

Masyarakat juga berharap Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta Pertamina segera memberikan penjelasan kepada publik terkait penyebab terjadinya antrean panjang tersebut sekaligus menyampaikan langkah-langkah penyelesaiannya agar kelangkaan maupun antrean BBM di Nias Selatan tidak terus berulang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait mengenai penyebab antrean panjang di dua SPBU tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *