Daerah

Bawomataluo Expo IV Resmi Ditutup, Pemkab Nias Selatan Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya dan Majukan Ekonomi Daerah

×

Bawomataluo Expo IV Resmi Ditutup, Pemkab Nias Selatan Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya dan Majukan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
Suasana penutupan Pekan Budaya Bawomataluo Expo IV yang berlangsung meriah di Desa Bawomataluo, menampilkan semangat pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan pariwisata dan UMKM di Kabupaten Nias Selatan. (G45/Pidar Ndruru).

NIAS SELATAN, Garda45.com – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pekan Budaya Bawomataluo Expo IV bertajuk “Gema Budaya Hilifamaedodano”. Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, Amsarno Sarumaha, yang mewakili Bupati Nias Selatan, di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Minggu (2/8/2026).

Turut hadir dalam acara penutupan tersebut Danlanal Nias Letkol Laut (P) Tomosa Uskarlind Larosa, M.Tr.Opsla., Staf Ahli Bupati Nias Selatan Seksama Sarumaha, perwakilan Polres Nias Selatan, Kejaksaan Negeri Nias Selatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Prosesi penutupan ditandai dengan penabuhan gendang oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama tokoh masyarakat Desa Bawomataluo sebagai simbol berakhirnya festival budaya yang telah berlangsung sejak 27 Juli 2026.

Selama sepekan pelaksanaan, Bawomataluo Expo IV menghadirkan beragam atraksi budaya, malam hiburan rakyat, festival permainan tradisional, pameran kerajinan, hingga bazar UMKM yang berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui sektor pariwisata, kuliner, dan produk-produk unggulan daerah.

Dalam sambutan Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, ditegaskan bahwa Bawomataluo Expo IV merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas daerah.

“Budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu yang hanya dikenang, melainkan kekuatan masa kini yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi mendatang. Di tengah derasnya arus globalisasi, budaya adalah identitas, karakter, sekaligus fondasi yang menjaga kita agar tidak kehilangan jati diri sebagai masyarakat Nias Selatan,” demikian isi sambutan Bupati.

Menurutnya, pelaksanaan Bawomataluo Expo IV juga menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang berpijak pada pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, serta pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan. Kehadiran ribuan pengunjung selama kegiatan berlangsung memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM, perajin, dan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan budaya sebagai upaya memperkuat identitas daerah sekaligus menjadikan budaya sebagai aset pembangunan yang bernilai ekonomi.

Berbagai atraksi budaya yang memukau turut menutup kemeriahan Bawomataluo Expo IV, di antaranya pertunjukan Lompat Batu, Tari Perang, Fo’ere, Famadaya Harimao yang diperagakan oleh anak-anak dan remaja, pertunjukan Hoho, tarian kreasi, serta ansambel lagu daerah Nias yang mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat dan para tamu undangan.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak hanya menjadikan budaya sebagai tontonan seremonial, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi penerus.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mempertahankan kekayaan budaya Nias Selatan di tengah pesatnya perkembangan zaman. Dengan menjaga adat istiadat, bahasa daerah, seni tradisional, serta mendukung produk-produk lokal, masyarakat turut memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata dan perekonomian.

Semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan Bawomataluo Expo IV diharapkan tidak berhenti seiring berakhirnya festival ini, melainkan menjadi gerakan bersama untuk terus mengangkat budaya Nias Selatan agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah juga mengajak generasi muda, pelaku UMKM, komunitas budaya, tokoh adat, serta seluruh masyarakat untuk terus bersinergi menjaga warisan leluhur sebagai aset berharga demi kemajuan Kabupaten Nias Selatan di masNdrurdatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *