Peristiwa

Ratusan Mahasiswa UNRI Turun ke Jalan, Kritik APBD hingga Infrastruktur Riau

×

Ratusan Mahasiswa UNRI Turun ke Jalan, Kritik APBD hingga Infrastruktur Riau

Sebarkan artikel ini
Ratusan mahasiswa BEM Universitas Riau menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026). (Foto : G45/KZ)

PEKANBARU, Garda45.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Kantor Gubernur Riau, Rabu (12/8/2026). Mereka menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai belum tuntas, mulai dari pendidikan, pembangunan, pengelolaan APBD hingga kerusakan lingkungan dan infrastruktur jalan.

Massa aksi tiba sekitar pukul 12.30 WIB dengan membawa semangat Aliansi Mahasiswa UNRI Kritisi Pemprov Riau (AMUK) BEM Universitas Riau. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama yang diarahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Salah seorang orator aksi, Sirajudin Akmal, menegaskan mahasiswa mendesak Pemprov Riau segera mewujudkan pemerataan pembangunan sekaligus memperbaiki infrastruktur pendidikan yang dinilai masih menjadi persoalan di berbagai daerah.

“Kami meminta Pemprov Riau dapat merealisasikan janji pendidikan gratis 12 tahun yang hingga saat ini belum terpenuhi sepenuhnya,” kata Sirajudin.

Mahasiswa menilai persoalan pendidikan tidak cukup hanya dijawab melalui kebijakan dan janji pemerintah. Menurut mereka, program pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk melalui dukungan anggaran dan pembenahan sarana pendidikan.

Selain pendidikan, massa juga mengkritisi tata kelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau. Mereka menilai pengalokasian anggaran harus lebih berpihak kepada kebutuhan dasar masyarakat dan pemerataan pembangunan.

Lima tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut menjadi bentuk koreksi mahasiswa terhadap sejumlah persoalan yang mereka nilai masih terjadi di Riau.

Isu yang diangkat mencakup krisis tata kelola APBD, pengabaian hak dasar pendidikan, ketimpangan pengalokasian anggaran, kerusakan ekosistem pesisir dan daratan, serta kondisi infrastruktur jalan yang dinilai semakin memprihatinkan.

Bagi mahasiswa, persoalan tersebut tidak berdiri sendiri. Kebijakan anggaran, pembangunan infrastruktur, pemenuhan hak pendidikan dan perlindungan lingkungan dinilai saling berkaitan dengan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Aksi berlangsung di tengah aktivitas pemerintahan di kawasan Kantor Gubernur Riau. Mahasiswa menyampaikan tuntutan secara bergantian melalui orasi dan meminta pemerintah daerah merespons persoalan yang mereka sampaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, aksi unjuk rasa mahasiswa BEM Universitas Riau tersebut masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *