PEKANBARU, Garda45.com – Sekitar 42 kilometer jalan rusak di Kota Pekanbaru ditargetkan mendapat pengaspalan ulang atau overlay sepanjang 2026. Namun hingga awal Agustus, realisasi perbaikan baru mencapai 23,6 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan perbaikan jalan terus dikebut dan masih berlangsung di sejumlah ruas hingga akhir tahun.
“Sekarang itu untuk perbaikan jalan rusak sudah berjalan sekitar 23,6 kilometer, dan ini masih terus berlanjut,” kata Edward kepada Garda45.com, Kamis (13/8/2026).
Dari realisasi tersebut, sekitar 16 ruas jalan telah rampung diperbaiki. Sementara ruas lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan terus bertambah hingga Desember 2026.
Edward menegaskan pekerjaan belum berhenti. Sejumlah ruas jalan masih berstatus on progress dan menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru mengejar target perbaikan jalan rusak tahun ini.
“Masih berlanjut, ada juga yang sedang on progress sampai akhir tahun nanti. Kondisi ini seiring tuntasnya perbaikan ruas jalan rusak,” ujarnya.
Beberapa ruas yang saat ini masih dikerjakan di antaranya Jalan Teratai, Jalan Tanjung Karang, dan Jalan Tanjung Medang.
Dengan realisasi 23,6 kilometer hingga awal Agustus, masih terdapat sekitar 18,4 kilometer dari target 42 kilometer yang harus dikejar hingga akhir 2026.
Dinas PUPR Pekanbaru memastikan pengerjaan akan terus dilanjutkan sampai akhir tahun. Pemerintah daerah menargetkan seluruh ruas yang telah masuk program perbaikan dapat dituntaskan secara bertahap.
Target 42 kilometer tersebut menjadi pekerjaan besar bagi Pemko Pekanbaru. Sebab, selain mengejar volume pekerjaan, kualitas hasil pengaspalan juga menjadi sorotan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan berlubang dan rusak di berbagai wilayah kota.
Jika target tersebut tercapai, setidaknya 42 kilometer ruas jalan rusak di Pekanbaru akan mendapatkan penanganan melalui program overlay sepanjang 2026.











