DUMAI, Garda45.com – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap tiga orang yang masih hilang setelah kapal pengangkut pekerja migran tenggelam di perairan Pulau Rupat, Riau, Minggu (16/8/2026). Sebanyak 12 dari total 15 orang yang berada di kapal tersebut telah ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pencarian memasuki hari kedua dengan mengerahkan kapal RB 218 dan 11 personel Rescuer Unit Siaga SAR Dumai.
“Memasuki hari kedua operasi SAR, Minggu (16/8/2026), tim gabungan menggelar briefing pada pukul 07.00 WIB sebelum kembali menyisir perairan untuk menemukan tiga korban yang masih hilang,” kata Budi saat dikonfirmasi Garda45.com, Minggu (16/8/2026).
Tim SAR kembali menyisir area pencarian yang mencakup sekitar 122 nautical mile persegi. Jarak antarjalur pencarian atau track spacing ditetapkan 0,5 nautical mile.
Kapal RB 218 bersama personel SAR sebelumnya bergerak menuju lokasi kejadian pada Sabtu (15/8/2026). Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran sesuai rencana operasi pencarian.
Pada hari pertama, pencarian dilakukan di area sekitar 122 nautical mile persegi dengan pola penyisiran yang telah ditetapkan. Operasi kemudian dihentikan sementara sekitar pukul 18.00 WIB setelah tim melaksanakan debriefing untuk mengevaluasi hasil pencarian.
Kecelakaan kapal tersebut terjadi pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Berdasarkan laporan Polair Kota Dumai, kapal jenis speedboat bermesin ganda itu berangkat dari wilayah Rupat menuju Malaysia.
Dalam perjalanan, kapal dihantam hujan deras, angin kencang dan badai hingga akhirnya terbalik. Sejumlah penumpang kemudian hanyut dan berupaya mencari pertolongan.
Sejumlah kapal yang melintas di sekitar lokasi kemudian menemukan beberapa korban dan membawa mereka ke Dumai. Kepolisian selanjutnya melakukan pendataan serta menggali informasi mengenai kronologi kejadian dan identitas para penumpang.
Berdasarkan data sementara Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, kapal tersebut mengangkut 15 orang. Sebanyak 12 orang telah ditemukan selamat, sementara tiga orang masih dinyatakan hilang.
Budi mengatakan seluruh personel yang terlibat dalam operasi diminta mengutamakan keselamatan selama melakukan pencarian. Tim juga diwajibkan menggunakan alat pelindung diri serta memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.
“Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujarnya.
Pencarian terhadap tiga korban masih berlangsung hingga Minggu pagi. Tim SAR gabungan akan terus mengoptimalkan seluruh unsur yang terlibat dan melakukan evaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan operasi, kondisi cuaca serta situasi laut di perairan Pulau Rupat.











