Banner Website
Peristiwa

Siti Syarifah Tinjau Karhutla di Suka Mulya, Soroti Kebutuhan Logistik Petugas

×

Siti Syarifah Tinjau Karhutla di Suka Mulya, Soroti Kebutuhan Logistik Petugas

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Kabupaten Siak Siti Syarifah meninjau langsung lokasi Karhutla di Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Rabu (9/9/2026). (Foto : G45/MC)

SIAK, Garda45.com – Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Siak terus melakukan upaya pemadaman di wilayah Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Rabu (9/9/2026).

Pemadaman dilakukan di tengah kondisi medan lahan gambut yang cukup berat. Petugas harus menghadapi panas dan asap untuk mencegah api meluas ke kawasan lainnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak, Siti Syarifah, turun langsung ke lokasi untuk melihat proses penanganan Karhutla sekaligus memberikan dukungan kepada para petugas.

Siti mengatakan, para petugas yang berada di lapangan membutuhkan perhatian karena harus bekerja dalam kondisi yang tidak mudah.

“Ketika sebagian besar masyarakat beristirahat di rumah, mereka masih berada di lapangan, menghadapi panas, asap dan medan yang berat demi menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat,” kata Siti kepada Garda45.com.

Saat berada di lokasi, Siti berbincang dengan sejumlah petugas. Ia menanyakan kondisi pemadaman, kendala di lapangan, hingga kebutuhan logistik yang diperlukan selama proses penanganan kebakaran.

Menurutnya, ketersediaan makanan, air minum dan perlengkapan pertolongan pertama menjadi bagian penting dalam menunjang kondisi petugas selama menjalankan tugas.

“Karena sekotak nasi, sebotol air dan perlengkapan P3K atau ucapan terima kasih bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus bertahan dan menyelesaikan tugas,” ujarnya.

Siti menyebut pemadaman di lahan gambut membutuhkan tenaga dan waktu lebih besar dibandingkan penanganan kebakaran di lahan biasa. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja lebih ekstra untuk memastikan titik api benar-benar dapat dikendalikan.

“Memadamkan api di lahan gambut tidaklah mudah. Butuh ekstra waktu dan tenaga. Bapak-bapak ini tentu perlu makanan yang berkualitas agar kuat melanjutkan tugas berikutnya,” katanya.

Ia menegaskan penanganan Karhutla tidak dapat dibebankan hanya kepada Satgas. Upaya pencegahan dan pemadaman membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga organisasi sosial.

TP PKK, kata Siti, juga dapat mengambil peran melalui dukungan kemanusiaan, khususnya membantu memenuhi kebutuhan dasar petugas selama berada di lapangan.

“Ini bukan hanya tanggung jawab Satgas Karhutla, tetapi tanggung jawab kita bersama, TNI, Polisi, pemerintah, masyarakat dan swasta, organisasi sosial termasuk PKK,” tegasnya.

Siti yang juga merupakan istri Wakil Bupati Siak tersebut meminta TP PKK tingkat kecamatan dan kampung ikut bergerak apabila terjadi Karhutla di wilayah masing-masing.

“Kami mengimbau TP PKK Kecamatan dan Kampung untuk bergerak membantu petugas Karhutla di lapangan, terutama memastikan kebutuhan logistik mereka,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *