Politik

Pagu Rp2,1 Triliun Dibahas, DPRD Dumai Tekankan Efektivitas Belanja Daerah

10
×

Pagu Rp2,1 Triliun Dibahas, DPRD Dumai Tekankan Efektivitas Belanja Daerah

Sebarkan artikel ini
Suasana diskusi pemantapan RAPBD Kota Dumai 2026. (G45/humas DPRD dumai). 

DUMAI | Garda45.com – Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Bahari SH bersama H. Johannes MP Tetelepta SH MM turun langsung menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi RAPBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2026 di Kantor BPKAD Provinsi Riau, Jumat (28/11/2025).

Kehadiran unsur pimpinan DPRD ini menjadi sinyal kuat bahwa lembaga legislatif berkomitmen mengawal setiap proses perencanaan anggaran agar lebih terarah dan tepat sasaran.

Asisten III Setda Kota Dumai, Sepranef Syamsir AP MSi turut hadir bersama Tim Anggaran Pemerintah Kota Dumai. Diskusi berlangsung intens, terutama saat menyisir sektor yang menjadi perhatian masyarakat seperti kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan hingga penanganan stunting.

Dalam paparan pemerintah daerah, arah kebijakan RAPBD 2026 disusun sejalan dengan prioritas nasional, mencakup:

  • Percepatan penurunan stunting
  • Swasembada energi
  • Pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah
  • Penguatan sektor koperasi dan ekonomi kerakyatan

BPKAD Provinsi Riau menilai bahwa penyusunan anggaran yang mencapai total pagu Rp2,149 triliun telah sesuai dengan dokumen perencanaan, seperti RKPD, KUA-PPAS hingga RPJMD.

Evaluasi yang dilakukan menekankan pentingnya efektivitas belanja, bukan sekadar besaran anggaran yang digelontorkan.

Bahari menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan harus berdampak langsung bagi warga Dumai.

“Kami hadir untuk memastikan anggaran ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Outcome-nya harus jelas, pelayanan publik meningkat, pembangunan berjalan,” ujarnya tegas.

Proses evaluasi ini menjadi langkah konkrit dalam memperkuat akuntabilitas dan kualitas pembangunan daerah jelang tahun anggaran baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *