Pendidikan

503 Pelajar Tanjabbar Terima Bantuan Dumisake, Pemprov Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

11
×

503 Pelajar Tanjabbar Terima Bantuan Dumisake, Pemprov Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini
Wagub dan Plt Kadisdik Jambi meninjau langsung kesiapan pendistribusian bantuan di sekolah. (G45/net) 

KUALA TUNGKAL | Garda45.com – Sebanyak 503 pelajar SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menerima Bantuan Dumisake Pendidikan Tahun 2025. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani di SMAN 1 Tanjung Jabung Barat, Sabtu (29/11/2025). Hadir pula Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar My dalam kegiatan tersebut.

Bantuan yang diberikan meliputi seragam sekolah, sepatu, tas, dan buku, sementara untuk pelajar SLB, pemerintah menyiapkan alat bantu aktivitas dan alat belajar khusus. Selain itu, siswa yang menempuh pendidikan di sekolah swasta turut mendapatkan bantuan biaya SPP.

Abdullah Sani menyampaikan bahwa pemerintah hadir untuk mengurangi beban ekonomi keluarga penerima manfaat, serta memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak kita bisa terus bersekolah tanpa terbebani masalah biaya. Program Dumisake ini harus tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi keluarga,” tegas Wagub.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menegaskan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan peserta didik agar benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran.

“Ini bukan sekadar bantuan perlengkapan, tetapi langkah nyata kami dalam menghadirkan keadilan akses pendidikan di seluruh Jambi,” ujar Umar.

Ia berharap program ini mampu mendorong semangat pelajar untuk meraih prestasi dan mengurangi angka putus sekolah di daerah.

“Kami akan terus mengawal agar layanan pendidikan semakin baik dan merata,” pungkasnya.

Dengan bantuan itu, pemerintah menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat pemerataan mutu pendidikan, terutama bagi keluarga kurang mampu di wilayah pesisir dan perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *