Nasional

Distribusi BBM Sempat Tersendat, Pengiriman dari Sei Pakning Kini Normal

21
×

Distribusi BBM Sempat Tersendat, Pengiriman dari Sei Pakning Kini Normal

Sebarkan artikel ini
Kapal RoRo pengangkut BBM bersandar di pelabuhan untuk menyalurkan pasokan ke Pulau Bengkalis, Jumat 2/1/26).(G45/Ivan).

BENGKALIS | Garda45.com – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali berjalan normal setelah sebelumnya mengalami keterlambatan distribusi. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kondisi pasokan kini terkendali dan pelayanan di SPBU berlangsung tanpa gangguan berarti.

Kepastian tersebut disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, melalui keterangan resmi yang diterima media pada Jumat (2/1/2026).

Menurut Fahrougi, normalisasi distribusi terjadi seiring terealisasinya kembali pengiriman BBM menggunakan kapal Roll On–Roll Off (RoRo) dari Pelabuhan Sei Pakning menuju lembaga penyalur di Pulau Bengkalis.

“Distribusi BBM sudah kembali normal. Pengiriman dari Sei Pakning ke Pulau Bengkalis telah berjalan dan pasokan kembali disalurkan ke SPBU,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlambatan pasokan yang sempat terjadi bukan disebabkan oleh gangguan operasional SPBU maupun keterbatasan stok di terminal BBM. Kendala muncul akibat penyesuaian jadwal kapal penyeberangan yang berdampak sementara terhadap suplai energi ke wilayah pulau.

“Tidak ada masalah stok di terminal maupun di SPBU. Keterlambatan murni karena penyesuaian jadwal kapal,” kata Fahrougi.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Fahrougi menyebutkan pelayanan SPBU di Bengkalis saat ini berjalan normal. Antrean kendaraan terpantau tidak signifikan dan masyarakat masih dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan harian.

Pada Jumat (2/1/2026), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah merealisasikan pengiriman BBM ke Pulau Bengkalis dengan total 63 kiloliter (KL) Pertalite dan 5 KL Dexlite. BBM tersebut disalurkan ke lima SPBU di wilayah Bengkalis melalui beberapa kapal penyeberangan secara bertahap.

Pertamina juga terus melakukan pemantauan distribusi serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kelancaran penyaluran BBM di wilayah kepulauan tersebut. Langkah pengawasan dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan mencegah terulangnya keterlambatan distribusi.

Di sisi lain, Pertamina mengimbau masyarakat Bengkalis agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Fahrougi menegaskan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan distribusi berjalan sesuai kebutuhan.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan membeli BBM sesuai peruntukan serta kebutuhan. Distribusi berjalan normal dan stok mencukupi,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat mengikuti pengaturan yang berlaku di SPBU agar pelayanan berjalan tertib dan merata. Pertamina bersama pihak terkait akan terus melakukan pengawasan dan penguatan distribusi guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat Bengkalis tetap terjaga.

Apabila masyarakat mengalami kendala atau membutuhkan informasi terkait layanan BBM, Pertamina membuka akses layanan pengaduan melalui Contact Center 135 yang beroperasi selama 24 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *