Akibat Truk Besar Rusak, Jalan HR. Soebrantas Pekanbaru Macet Total, Ketum PPRI : Yuliarso Bermental Kucing Anggora

PEKAMBARU, Garda45.com – Sebuah truk pembawa kayu akasia mengalami kerusakan persis ditengah jalan HR.Soebrantas Panam Pekanbaru yang mengakibatkan kemacetan panjang hingga mengganggu kenyamanan pengguna lalu lintas lainnya.

Truk besar pembawa kayu aksia tersebut diketahui melintasi jalan HR. Soebrantas pukul 09 pagi yang mana jam tersebut merupakan larangan bagi kendaraan besar keluar masuk kota pekanbaru.

Ketua Umum Perkumpulan Pemimpin Redaksi Intelektual Muhajirin Ringo salah satu pengguna jalan yang merasakan betapa terganggunya pengendara yang melintasi jalan HR. Soebrantas akibat truck besar yang rusak tersebut mengaku tidak heran dengan fenomena kemacetan jalanan kota pekanbaru akibat truk yang melintas diluar jam yang diperbolehkan.

“Udah jadi pemandangan sehari-hari kami khususnya pengguna jalan HR. Soebrantas Panam melihat truk-truk besar melintas diluar jam operasional yang diperbolehkan,” ujarnya. Senin (6/5/2024).

Dikatakan Muhajirin Ringo dirinya tidak heran kalau truck truk besar bebas melintas dijalanan Pekanbaru di luar jam yang diperbolehkan selagi Yuliarso yang memimpin Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

“Gak heran lah, selagi masih Yuliarso Kadishubnya, truk besar bebas keluar masuk kota pekanbaru, mau jam berapapun itu, mungkin dia baru bisa bertindak setelah bertambah korban jiwa akibat truk besar atau ODOL yang bebas keluar masuk kota pekanbaru tanpa mematuhi aturan yang berlaku.” Katanya.

Ditambahkan Muhajirin Ringo sebaiknya Kadishub Pekanbaru di evaluasi mengingat kinerjanya yang melempem.

“Yuliarso itu eloknya digantilah, gak ada taringnya dia tuh, harusnya yang cocok jadi Kadishub bermental macan, kalau Yuliarso mental kucing Anggora dia itu, imut-imut,” Cetusnya.

Hingga berita ini dimuat, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso, belum menjawab Konfirmasi yang dilayangkan media iniini melalui Pesan WhatsApp nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *