TEMBILAHAN | Garda45.com – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Komunitas Jum’at Berbagi (KJB) menggelar khitanan massal bagi anak-anak, Sabtu (3/1/2026). Kegiatan sosial ini diikuti 51 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir.
Khitanan massal tersebut dipusatkan di Gedung Dakwah Raudhatul Syarif, Jalan Trimas Permai No. 8, Tembilahan, dan berlangsung tertib dengan melibatkan sejumlah tenaga medis serta relawan.
Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, hadir langsung bersama istri, Hj. Katerina Susanti. Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kegiatan yang dinilai memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Pemerintah Kabupaten Inhil, kata Bupati, mendukung penuh kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan mendorong kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan.
Ketua IWAPI Inhil, Hj. Katerina Susanti, mengatakan IWAPI tidak hanya fokus pada pemberdayaan perempuan dan pelaku UMKM, tetapi juga berkomitmen aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“IWAPI siap berkontribusi membantu masyarakat Indragiri Hilir. Kami berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak komunitas serta organisasi,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, Bupati H. Herman juga menyerahkan santunan kepada para peserta khitanan massal sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua KJB Kabupaten Indragiri Hilir, Syamhir, menyampaikan khitanan massal ini merupakan bagian dari program kerja rutin KJB. Kegiatan kali ini menjadi gelombang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada Desember lalu.
“Masih banyak keluarga yang terkendala secara ekonomi untuk menyunat anaknya. Kegiatan ini kami laksanakan untuk meringankan beban masyarakat,” kata Syamhir.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan hasil sinergi KJB Inhil dengan berbagai komunitas, di antaranya Kang Sunat, Pejuang Subuh, Mak Sehat, serta IWAPI. Selain membantu secara ekonomi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat peran sosial serta keagamaan di tengah masyarakat.











