Peristiwa

Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Warga Ujung Tanjung Kehilangan Tangan

50
×

Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Warga Ujung Tanjung Kehilangan Tangan

Sebarkan artikel ini
Sahri Ramadhon Pasaribu (37), korban serangan buaya di Sungai Rokan, menjalani perawatan medis usai tangan kanannya diamputasi akibat luka gigitan, Sabtu (3/1/26). (Foto : G45/Muhammad)

ROKAN HILIR | Garda45.com – Sahri Ramadhon Pasaribu (37), warga Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), harus kehilangan tangan kanannya setelah diterkam buaya saat beraktivitas di pinggir Sungai Rokan. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (2/1/2026) pagi dan menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar bantaran sungai.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.10 WIB. Saat itu, korban yang berprofesi sebagai wiraswasta baru saja selesai memanen dan menimbang buah kelapa sawit bersama sejumlah rekannya. Usai bekerja, korban turun ke pinggir sungai untuk mencuci tangan dan membersihkan badan.

Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y. Yudi Indranaldi, menjelaskan bahwa tanpa diduga seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menerkam tangan kanan korban.

“Korban mencuci tangan dan membersihkan badan di pinggir Sungai Rokan. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menggigit tangan korban hingga korban terjatuh ke dalam sungai,” ujar Kompol Yudi, Sabtu (3/1/2026).

Melihat kejadian tersebut, tiga saksi yang berada di lokasi, yakni Arjon Rambe (42), Restu (33), dan Fhatir (28), segera memberikan pertolongan. Mereka menarik tubuh korban ke daratan meski buaya masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius. Tangan kanan korban nyaris putus akibat gigitan, disertai luka pada bagian kaki. Korban sempat mendapatkan perawatan awal sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Sekitar pukul 23.00 WIB, korban dibawa ke RS Athaya Medika untuk penanganan medis darurat. Namun, karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RS Mutia Sari Duri untuk penanganan lanjutan.

“Pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB, tim medis terpaksa melakukan amputasi tangan kanan korban karena luka gigitan buaya sangat parah. Alhamdulillah, nyawa korban berhasil diselamatkan,” kata Kompol Yudi.

Pasca kejadian, jajaran Polsek Tanah Putih langsung mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian. Polisi memasang papan peringatan rawan buaya di sepanjang tepian Sungai Rokan, memeriksa para saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Rokan agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat sungai tersebut merupakan habitat alami buaya yang sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *