Ekonomi

Kampar Genjot Ketahanan Pangan, Misharti: 20 Persen Dana Desa Harus untuk Pertanian

12
×

Kampar Genjot Ketahanan Pangan, Misharti: 20 Persen Dana Desa Harus untuk Pertanian

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kampar Misharti saat panen bersama jagung pipil di Kampung Baru, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang. (G45/fikzen)

KAMPAR | Garda45.com Pemerintah Kabupaten Kampar mempertegas langkah penguatan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Wakil Bupati Kampar, Misharti, turun langsung melaksanakan panen bersama jagung pipil di Kampung Baru, Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan.

Di tengah upaya mendorong produktivitas masyarakat, Misharti menekankan bahwa setiap desa wajib mengalokasikan 20 persen anggaran desa untuk program ketahanan pangan. Kebijakan itu diarahkan agar dana desa tidak habis pada kegiatan jangka pendek, tetapi benar-benar memberi dampak nyata melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Setiap desa wajib menyiapkan 20 persen anggaran desa untuk ketahanan pangan,” tegas Misharti.

Menurutnya, alokasi tersebut harus dikelola secara maksimal untuk mendukung program yang berkelanjutan. Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah konkret, termasuk penyediaan bibit-bibit pertanian dan ketahanan pangan yang akan disalurkan kepada kelompok tani.

“Kami berupaya mempersiapkan bibit-bibit ketahanan pangan dan pertanian yang nantinya akan dibagikan kepada kelompok tani. Hal ini bertujuan agar masyarakat semakin mandiri dan produktif dalam memenuhi kebutuhan pangannya,” ujarnya.

Misharti menilai sektor pertanian tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga penentu stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu, program ketahanan pangan harus dijalankan dengan ukuran keberhasilan yang jelas, mulai dari peningkatan hasil tanam, keberlanjutan produksi, hingga penguatan peran kelompok tani sebagai motor penggerak di lapangan.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Kampar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pembangunan daerah dilakukan bertahap dan berkesinambungan, dengan melibatkan masyarakat agar hasilnya tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi dirasakan langsung di desa-desa.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kampar yang kita cintai ini melalui sinergi, kerja keras, dan semangat kebersamaan,” tutup Misharti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *