Sabak Auh | Garda45.com – pembangunan Proyek jaringan Irigasi Air tanah di kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Provinsi Riau Menuai Sorotan tajam dari LSM Fokorindo Siak Bersama Tim Media saat Investigasi kelapangan Jum’at 30 Januari 2026.
Ketua DPC LSM Forkorindo Kabupaten Siak Syahnurdin mengungkapkan bahwa proyek tersebut sangat brutal dan hancur hancuran kerjanya.
Tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang tak sesuai dengan papan plank K3 yang terpampang.
Lebih lanjut lagi proyek yang menggunakan anggaran dana pemerintah pusat ini sama sekali tidak memperlihatkan papan plank anggaran Proyek dan Perusahaan yang mengerjakannya. Yang telah melangggar regulasi tentang keterbukaan publik berdasarkan perpres 54/2010,Perpres 70/2012, dan Permen PU 12/2014.
Perusahaan Siluman tersebut terindikasi dugaan ada keterlibatan Kepala Balai Pengairan Provinsi Riau kongkalikong dan kurangnya pengawasan dalam pengerjaan proyek jaringan Irigasi Air tanah yang menggunakan anggaran uang negara atau uang rakyat.
Ketua LSM Forkorindo Siak Menduga ada orang kuat seperti Johan yang memiliki kedekatan dengan pihak petinggi di kejaksan Agung Republik Indonesi Dijakarta sehingga pihak Balai Pengairan Provinsi Riau dan Satuan Kerja (Satker) nya kurang berani dalam pengawasan proyek tersebut.
Syahnurdin yang merupakan tokoh tempatan kecamatan Sabak Auh akan melaporkan kejanggalan atau penyimpangan pelaksanaan proyek Jaringan Irigasi Air Tanah yang ada di kecamatan Sabak Auh seperti Kampung Rempak, Belading I , Belading II dan Kampung Sungai Tengah kepada pihak APH dan KPK RI di jakarta.
“Apabila laporan laporan ini tidak ditanggapi oleh Aparat Penegak Hukum (APH ) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk mengusut Tuntas tentang Penyimpangan proyek tersebut dan memblacklist perusahaan yang komisarisnya bernama johan. Maka saya sebagai ketua LSM Forkorindo kabupaten Siak bersama Forum Masyarakat kecamatan Sabak Auh akan memobilisasi masa untuk turun kelokasi guna Investigasi dari pengerjaan proyek jaringan Irigasi Air tanah ditiap tiap titik pengerjaannya,” pungkas Syahnurdin.








