Pesawaran | Garda45.com — UPTD SMP Negeri 31 Pesawaran resmi memulai pembangunan Masjid Al-Mutaallim dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama pada Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak awal penyediaan sarana ibadah sekaligus penunjang pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kepala SMPN 31 Pesawaran, Siti Munawaroh, S.Pd., M.M., dan disaksikan oleh dewan guru, perangkat desa, serta warga sekitar. Pengerjaan awal pembangunan masjid dilaksanakan secara gotong royong oleh warga Dusun Sarimulyo yang dipimpin Kepala Dusun Suparjo.
Dalam sambutannya, Siti Munawaroh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan serta kepedulian masyarakat terhadap pembangunan masjid di SMPN 31 Pesawaran. Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan sarana ibadah yang layak bagi siswa dan tenaga pendidik.
“Pembangunan masjid ini merupakan kebutuhan penting bagi sekolah, terutama sebagai penunjang pendidikan keagamaan. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Dusun Sarimulyo yang telah membantu sejak tahap awal pembangunan,” ujarnya.
Pembangunan Masjid Al-Mutaallim digagas oleh kepala sekolah bersama dewan guru untuk menyediakan fasilitas ibadah yang memadai, mengingat mayoritas peserta didik SMPN 31 Pesawaran beragama Islam. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat menunjang kegiatan keagamaan, pembinaan akhlak, serta membentuk karakter religius peserta didik sejak dini.
Perwakilan dewan guru, Tulus, S.Pd., menjelaskan bahwa pembangunan masjid sepenuhnya bersumber dari swadaya. Dana dihimpun dari guru aktif, guru purna tugas, serta dukungan wali murid, tanpa melibatkan dana dari pihak luar.
“Pembangunan masjid ini murni swadaya. Kami bergotong royong mengumpulkan dana dari para guru, guru yang telah purna tugas, serta wali murid. Estimasi anggaran pembangunan berkisar antara Rp60 juta hingga Rp70 juta,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Rejo sekaligus pencetus berdirinya SMPN 31 Pesawaran, Sanjaya, S.H., turut hadir dan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Masjid Al-Mutaallim. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang keagamaan.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung inisiatif pihak sekolah. Keberadaan masjid di lingkungan sekolah sangat penting untuk membentuk karakter, moral, dan akhlak generasi muda,” ungkapnya.
Pihak sekolah juga mengajak masyarakat luas serta para dermawan untuk berpartisipasi dengan menginfakkan sebagian rezekinya demi kelancaran pembangunan masjid. SMPN 31 Pesawaran menegaskan keterbukaan terhadap bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, mengingat kebutuhan biaya pembangunan masih cukup besar.
Dengan terbangunnya Masjid Al-Mutaallim, diharapkan SMPN 31 Pesawaran memiliki sarana ibadah yang representatif sehingga kegiatan keagamaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter peserta didik.











