Ekonomi

Usai Diketok Palu, APBD Pekanbaru 2026 Tunggu Evaluasi Gubernur Riau

18
×

Usai Diketok Palu, APBD Pekanbaru 2026 Tunggu Evaluasi Gubernur Riau

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, SE, MM. (G45/Fir)

PEKANBARU | Garda45.com Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 resmi ditetapkan sebesar Rp3,049 triliun. Usai disahkan dalam rapat paripurna DPRD Pekanbaru pada 17 Januari 2026, APBD tersebut kini memasuki tahapan evaluasi oleh Gubernur Riau.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, SE, MM, mengatakan meski telah diketok palu, APBD 2026 belum dapat langsung dilaksanakan karena masih harus melalui proses evaluasi gubernur selama 14 hari kerja. Setelah evaluasi selesai dan tidak ada perbaikan substansial, APBD 2026 akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Alhamdulillah, setelah melewati proses yang cukup panjang, APBD 2026 akhirnya disahkan sesuai mekanisme yang berlaku. Kami mengapresiasi kinerja Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah bekerja maksimal,” ujar Azwendi, Selasa (20/1/2026).

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, APBD Pekanbaru TA 2026 telah memuat berbagai program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari program pro-rakyat, pembangunan daerah, hingga dukungan terhadap program nasional yang dijalankan di Kota Pekanbaru.

“APBD ini disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ada program prioritas, program pro-rakyat, serta sinergi dengan program nasional. Harapannya seluruh program dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Azwendi berharap APBD 2026 mampu menjadi instrumen strategis dalam mendorong roda pemerintahan dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, yang sempat melemah pada awal tahun. Ia menilai, keberhasilan pelaksanaan APBD akan sangat bergantung pada efektivitas dan ketepatan sasaran program-program yang telah dirancang.

“Kita berharap APBD 2026 ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat agar kembali bergairah, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menjalankan setiap program pembangunan secara transparan, efektif, dan tepat sasaran, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita bersama, APBD 2026 ini dapat segera dijalankan setelah evaluasi, sehingga pembangunan berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Pekanbaru,” tutup Azwendi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *