Meranti, Garda45.com – Aula Kantor Camat Merbau, Teluk Belitung, menjadi saksi dimulainya babak baru kepengurusan Gerakan Pramuka Merbau. Jajaran Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwartir Ranting (Kwarran), dan Dewan Kerja Ranting (DKR) resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2028, Rabu (21/1/2026), menandai penguatan kembali arah pembinaan generasi muda di wilayah tersebut.
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Organisasi dan Hukum Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H., yang hadir mewakili Ketua Kwarcab.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa amanah kepengurusan bukan sekadar pengisian struktur organisasi, melainkan tanggung jawab moral yang menuntut komitmen, integritas, dan kesetiaan pada nilai-nilai kepramukaan.
Sudandri menekankan bahwa setiap kebijakan dan kegiatan kepramukaan wajib berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka. Aturan tersebut, menurutnya, bukan formalitas administratif, melainkan ruh organisasi yang menjaga konsistensi arah dan tujuan gerakan.
“Ia juga mengingatkan pentingnya kejelasan peran antarunsur kepengurusan. Mabiran diharapkan mampu memberikan dukungan moral dan material, Kwarran bertanggung jawab atas manajemen pembinaan, sementara DKR menjadi ruang strategis kaderisasi kepemimpinan Pramuka Penegak dan Pandega. Sinergi yang solid dinilai menjadi kunci agar roda organisasi berjalan efektif tanpa tumpang tindih kewenangan.” tegas Sudandri.
Dalam konteks pembinaan, pendidikan karakter ditempatkan sebagai prioritas utama. Optimalisasi Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), hingga pencapaian Pramuka Garuda dipandang sebagai instrumen penting dalam membentuk watak, akhlak, dan budi pekerti generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
“Seiring tuntutan zaman, transformasi digital turut menjadi perhatian. Sudandri mengungkapkan bahwa Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwarnas akan segera mendistribusikan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta mengaktifkan akun Platform Ayo Pramuka hingga ke tingkat gugus depan, yang akan dibarengi dengan bimbingan teknis bagi para pengurus.” ungkapnya.
Ia mendorong Kwarran Merbau segera menggelar Rapat Kerja Ranting (Rakeran) untuk menyusun program kerja yang terukur, aplikatif, dan responsif terhadap kebutuhan pembina di lapangan. Kehadiran kwartir, tegasnya, harus dirasakan nyata sebagai mitra yang memberi solusi.
Menutup arahannya, Sudandri mengajak seluruh jajaran Pramuka Merbau untuk adaptif terhadap teknologi dan aktif memanfaatkan media sosial sebagai ruang edukasi publik. Dengan semangat Setiap Pramuka Adalah Pewarta dan Sinergi Tanpa Batas, Gerakan Pramuka diharapkan tampil sebagai kekuatan sosial yang relevan dan kontributif di tengah dinamika masyarakat.” pungkasnya.**











