PEKANBARU | Garda45.com – Liga 2 Pegadaian Championship menjadi penutup pahit bagi PSPS Pekanbaru. Bertandang ke kandang Persiraja Banda Aceh, tim berjuluk Askar Bertuah harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 4-2 pada laga yang digelar di Stadion Dimurthala, Sabtu (31/1/2026) malam.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persiraja tampil agresif sejak menit awal. Tekanan cepat itu berbuah penalti pada menit ke-11 setelah pelanggaran di kotak terlarang. Flynn Gillespie yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dan membawa Persiraja unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSPS mencoba keluar dari tekanan. Intensitas serangan ditingkatkan, salah satunya lewat sundulan Antonio Gamaroni yang masih mampu diamankan kiper Persiraja, M Reza. Di sisi lain, Persiraja nyaris menggandakan keunggulan lewat sepakan Fitra Ridwan pada menit ke-49, namun M Darmawan tampil sigap di bawah mistar PSPS.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65. Umpan silang Asgal Habib dari sisi kiri disambut tandukan Flynn Gillespie yang kembali menggetarkan jala PSPS. Skor berubah menjadi 2-0 dan kian menekan mental tim tamu.
Alih-alih bangkit, PSPS justru kembali kebobolan. Pada menit ke-77, mantan pemain PSPS, Omid Popalzay, mencetak gol indah melalui tendangan bebas yang mengarah ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau M Darmawan. Persiraja menjauh dengan keunggulan 3-0.
PSPS baru mampu merespons tiga menit berselang. Umpan cut back Reza Kusuma diselesaikan Asir Asiz untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Harapan sempat muncul ketika Asir kembali mencetak gol pada menit-menit akhir setelah memanfaatkan umpan Natanael Siringo, membuat skor menipis 3-2.
Namun, asa itu runtuh di masa injury time. Jackson Tiwu memanfaatkan kemelut di depan gawang PSPS pada menit 90+2 dan memastikan gol keempat Persiraja. Skor akhir 4-2 menegaskan dominasi tuan rumah sekaligus menjadi penutup manis putaran kedua bagi Persiraja, dan sebaliknya, penutup kelam bagi PSPS Pekanbaru








