Banner Website
Ekonomi

Jelang Ramadan 1447 H, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah

21
×

Jelang Ramadan 1447 H, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah

Sebarkan artikel ini
LUSTRASI. (G45/NET)

PEKANBARU | Garda45.com – Pemerintah Provinsi Riau melalui Pemerintah Provinsi Riau bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan PT Riau Pangan Bertuah terus mengintensifkan langkah pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan operasi pasar murah yang akan digelar merata di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Program ini menjadi strategi utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan potensi lonjakan inflasi pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Taufiq OH, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, menyampaikan bahwa operasi pasar murah difokuskan pada wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi.

“Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, distribusi lancar, dan harga terjangkau bagi masyarakat jelang Ramadan dan Idulfitri,” ujar Tetty, Minggu (1/2/26).

Pada pekan pertama Februari, operasi pasar murah akan digelar di lima lokasi, yakni di Pekanbaru dan Kampar.

Untuk Kota Pekanbaru, kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit (2 Februari), halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari (3 Februari), dan fasilitas umum RW 16 Limbungan Barat (4 Februari). Selanjutnya, pasar murah digelar di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya pada 6 Februari.

Sementara di Kabupaten Kampar, kegiatan dipusatkan di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim pada 5 Februari.

Tetty memastikan, harga bahan pokok yang dijual berada di bawah harga pasar. Di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, beras Anak Daro Rp162.000 per 10 kilogram atau Rp81.000 per 5 kilogram, beras Sokan Rp162.000 per 10 kilogram atau Rp81.000 per 5 kilogram.

Gula pasir dijual Rp17.000 per kilogram, minyak goreng Salvaco Rp21.000 per liter, Palmco Rp16.000 per bungkus, dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Selain itu, tersedia pula garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta tepung tapioka Rp8.000 per bungkus. Untuk komoditas cabai, bawang merah, bawang putih, kentang, dan telur ayam, harga disesuaikan dengan harga petani dan kondisi pasar harian.

“Kami mengimbau masyarakat datang sesuai jadwal, mengantre dengan tertib, dan membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik. Pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung kelancaran operasi pasar murah. Setiap lokasi disuplai dengan 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP, serta masing-masing 40 karung beras Anak Daro kemasan 10 kilogram dan 5 kilogram.

“Beras Sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Selain itu, tersedia telur ayam sebanyak 50 papan per lokasi, serta cabai merah dan bawang merah,” jelas Ade.

Dengan langkah ini, Pemprov Riau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan gejolak harga pangan menjelang Ramadan dapat ditekan secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *