Banner Website
Pemerintah

Fiber Optik Tumbang Belasan Jam, Pemko Pekanbaru Turun Tangan

18
×

Fiber Optik Tumbang Belasan Jam, Pemko Pekanbaru Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan mengevakuasi tiang dan kabel fiber optik yang melintang dan mengganggu arus lalu lintas, Minggu (2/1/26). (G45/firm)

PEKANBARU | Garda45.com – Fiber optik tumbang di Jalan Rindang, Kota Pekanbaru, memicu gangguan aktivitas warga dan pengguna jalan. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, turun langsung memantau proses evakuasi dua tiang tumpu kabel fiber optik (FO) yang roboh, Minggu (1/2/2026).

Tiang kabel FO tersebut diketahui tumbang sejak Sabtu petang dan dibiarkan hampir belasan jam tanpa penanganan dari penyedia layanan internet. Kondisi itu membuat petugas gabungan terpaksa turun tangan untuk melakukan evakuasi darurat di lokasi.

Evakuasi melibatkan personel dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru. Petugas berjibaku menyingkirkan tiang dan kabel yang melintang di badan jalan.

“Kami langsung melakukan evakuasi terhadap dua tiang kabel fiber yang tumbang sejak Sabtu petang kemarin,” ujar Ingot di sela-sela peninjauan.

Ia menegaskan, gangguan yang ditimbulkan bukan hanya akibat tiang roboh, tetapi juga karena banyaknya kabel yang menjuntai dan melintang sehingga membahayakan keselamatan warga sekitar.

“Kami datang ke lokasi karena kondisi ini jelas mengganggu aktivitas masyarakat. Kabel melintang dan tiang tumbang tidak boleh dibiarkan berlarut,” tegas Ingot, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra.

Ingot mengaku telah memanggil seluruh operator telekomunikasi yang memiliki kabel pada tiang tumpu tersebut. Pemanggilan dilakukan karena respons penyedia layanan dinilai lamban dalam menangani kejadian yang berdampak langsung pada kepentingan publik.

“Kondisi ini tidak cepat ditanggapi oleh penyedia layanan internet. Ini menjadi catatan serius bagi kami,” katanya.

Menurut Ingot, kejadian tersebut tidak berhenti pada evakuasi semata. Pemerintah Kota Pekanbaru akan menjadikannya bahan evaluasi dan peringatan tegas bagi para operator agar lebih sigap dan bertanggung jawab dalam menjaga infrastruktur yang digunakan di ruang publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *