“Allahu Akbar” Syahrial : Terbukanya Hati atas Khilaf Kami Sekeluarga Mohon Ma’af Lahir dan Batin

BENGKALIS, Garda45.com – Momen kemenangan tinggal menghitung hari lagi,

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.
“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, la ilaha illallah wallahu Akbar Alllahu Akbar Walillahilhamd”

Meski berlangsung di tengah situasi pandemi Covid-19, Hari Raya Idul Fitri 1442 hijriyah 2021 Masehi masih bisa dirayakan bersama keluarga di rumah maupun orang terdekat.

Setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan, hari Raya Idul Fitri menjadi sebuah kemenangan bagi umat muslim merupakan hari di mana seseorang merasa seperti terlahir kembali dengan fitrah kemanusiaan yang suci dan bersih dari dosa.

“Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bengkalis Syahrial, ST., MSi menyampaikan bahwa Meski di tengah situasi pandemi covid-19, Hari Raya Idul Fitri 1442 hijriyah 2021 Masehi masih bisa dirayakan bersama keluarga di rumah maupun orang terdekat

“Kita masih bisa merayakan idul fitri bersama keluarga di rumah sahaja, dan kita semua tahu bahwa pandemi covid-19 saat ini masih mengancam aktivitas kita sehari-hari apa lagi di hari kemenangan umat muslim saat ini,”ungkap wakil ketua DPRD Bengkalis. Senin (10/5/2021)

Selain itu ia juga menjelaskan bahwa sesuatu kebajikan sehingga di ketahui orang lain atau menyembunyikannya sehingga tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah SWT.

“Memaafkan sesuatu kesalahan orang lain padahal engkau mampu membalasnya maka sungguh Allah SWT akan memaafkan kesalahan kamu sebab Dia maha pemaaf lagi maha kuasa,”ucapnya.

Lanjutnya, Menjalankan ibadah dan doa dengan harapan anugerah-Nya diturunkan. Rahmat Allah SWT ditunggu agar mara bahaya diangkat secepat mungkin. Pada titik inilah manusia seharusnya sadar, ia tidak memiliki apa-apa.

“Semua atas kuasa Tuhan yang Maha Perkasa. Manusia hanya makhluk kecil yang penuh kelemahan. Selain itu, dalam tradisi Islam, silaturahmi lebaran merupakan hal penting. Aktivitas budaya ini menekankan saling terbukanya hati dan pikiran atas khilaf dan salah orang lain. Kami sekeluarga Minal Aidin Wafaizin Mohon Ma’af Lahir dan Batin,” tutup Syahrial.,ST.,MSi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *