Gelar Kongres DPM dan BEM, Dwi Cahyono Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum DPM

PEKANBARU, Garda45.com – Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Pertanian menyelenggarakan Kongres DPM dan BEM, bertempat di Gedung Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning, Kamis (16/2/23). Dalam Kongres ini, Dwi Cahyono Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum DPM.

Sebelumnya kongres DPM dan BEM diadakan pada 3 Desember 2022. Namun terjadi dinamika internal yang mengakibatkan kongres saat itu tertunda. Kongres DPM dan BEM merupakan pertemuan besar seluruh organisasi mahasiswa fakultas dan delegasi perwakilan setiap kelas untuk melaksanakan musyawarah terkait suatu keputusan secara demokratis. Mengusung tema “PEMIMPIN SEHAT ORGANISASI KUAT”. Tema ini merupakan kesapakatan antara panitia pelaksana dan demisioner DPM dan BEM.

“Mudah-mudahan ketua yang terpilih nanti mengaplikasikan tema pada kongres ini. Ketika pemimpin yang dikatakan sehat adalah pemimpin yang memiliki tanggung jawab dan etika, maka ia sudah melaksanakan 7 Nilai unilak, yaitu religius, jujur, Visioner, bijaksana, disiplin, bermartabat, dan kerjasama dengan dilandasi iman dan takwa, “ujar salah satu Dosen Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning.

Untuk ketahui, tujuan akhir dari Kongres DPM dan BEM ini adalah untuk memilih Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Pertanian Dan Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian periode 2023-2024.

Adapun Gubernur BEM terpilih yaitu Rahman Saleh mahasiswa FAPERTA jurusan Agroteknologi dan Wakil Gubernur yaitu Fitra Wijaya mahasiswa FAPERTA jurusan Agroteknologi.

Sementara Ketua Umum DPM terpilih yaitu Dwi Cahyono mahasiswa FAPERTA jurusan Agribisnis. Peserta Kongres juga sangat mengapresiasi kinerja seluruh kepanitiaan terutama, Dwi Cahyono yang pada kesempatan tersebut juga ikut serta mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa yang berujung AKLAMASI, walaupun Dwi Cahyono mencalonkan diri beliau tetap berdedikasi dan berkomitmen untuk kelancaran Kongres meskipun terjadi dinamika dan isu politik kampus.

“Kami sangat mengerti bahwa Ketua Pelaksana, saudara kami Dwi Cahyono memiliki posisi yang sangat genting dan krusial saat penyelenggaraan kongres, namun kami sangat bangga karena Dwi mampu bersikap netral dan tidak tergiring isu karena hal itu akan sangat berpengaruh pada proses pembelajaran kita mengenai Organisasi Mahasiswa dikampus, “ujar Raja Ikhsan Arif Nasution selaku Ketua BEM FEB masa bakti 2021-2022.

KEND ZAI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *