Ekonomi

Pasokan Terputus, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Tembus Rp120 Ribu/Kg

16
×

Pasokan Terputus, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Tembus Rp120 Ribu/Kg

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (G45/KZ).

PEKANBARU | Garda45.comHarga cabai merah di berbagai pasar tradisional Kota Pekanbaru melonjak tajam. Gangguan pasokan dari sentra utama Bukittinggi, Sumatera Barat, membuat harga tertinggi kini menyentuh Rp120.000 per kilogram.

Pantauan di Pasar Lima Puluh, Pasar Cik Puan, Pasar Agus Salim, Pasar Sail, dan Pasar Simpang Baru, pedagang terpaksa menaikkan harga karena barang sulit didapat.

Sementara itu, Pasar Rumbai dan Pasar Palapa masih mencatat harga Rp110.000 per kilogram, namun pedagang mengaku stok makin menipis.

Kondisi ini dipicu bencana alam di sejumlah wilayah penghasil cabai merah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Dampaknya, jalur distribusi terganggu dan sejumlah petani mengalami gagal panen.

“Kami terus memantau perkembangan harga cabai merah agar tidak semakin membebani masyarakat,” ujar Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, Minggu (30/11).

Meski pasokan dari Sumbar tersendat, Iwan memastikan distribusi dari daerah lain masih berjalan. Komoditas cabai merah tetap mengalir dari sejumlah sentra di Pulau Jawa dan daerah lain di Sumatera.

“Cabai tidak sepenuhnya putus karena ada pasokan alternatif. Namun kebutuhan di pasar Pekanbaru cukup besar sehingga kenaikan harga sulit dihindari sementara ini,” jelasnya.

Pedagang berharap pasokan dari Sumbar segera pulih agar harga kembali stabil. Sementara ibu rumah tangga mengeluh pengeluaran dapur kian membengkak.

“Kemarin masih Rp85 ribu, sekarang Rp120 ribu. Masak apa pun serba mahal,” keluh salah serorang warga Panam yang ditemui di Pasar Simpang Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *