Inhil

Panen Jagung Serentak di Keritang, Momentum Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Inhil

30
×

Panen Jagung Serentak di Keritang, Momentum Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Inhil

Sebarkan artikel ini
Pekap Indragiri Hilir bersama masyarakat berfoto bersama usai memanen jagung sebagai upaya mendukung peningkatan ketahanan pangan, Kamis (8/1/2026).(Dok. Diskominfo PS)

Keritang, Garda45.com – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 berlangsung di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Indragiri Hilir Herman, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Fajar Husin.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Fajar Husin, penghargaan tinggi disampaikan kepada para petani, kelompok tani, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan panen jagung serentak.

“Kerja keras dan semangat gotong royong para petani merupakan modal utama dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujarnya.

Panen jagung serentak ini juga menegaskan potensi besar sektor pertanian di daerah tersebut, khususnya komoditas jagung. Di Kecamatan Keritang, luas lahan tanam jagung mencapai 1 hektar di Desa Petalongan, 4 hektar di Desa Nusantara Jaya, dan 2 hektar di Desa Lintas Utara.

Hasil panen menunjukkan produktivitas yang menjanjikan, dengan estimasi 1 ton per hektar di Desa Petalongan, yang ditanam sejak 18 September 2025. Keberhasilan ini menjadi contoh optimalisasi lahan pertanian yang dapat direplikasi di desa-desa lain.

Fajar Husin menekankan bahwa pencapaian swasembada pangan memerlukan kolaborasi erat antara petani, pemerintah, dan pihak swasta, serta penerapan teknologi pertanian yang tepat guna. “Swasembada pangan adalah cita-cita bersama yang harus diwujudkan melalui kerja keras, inovasi, dan sinergi semua pihak,” katanya.

Meski demikian, sektor pertanian masih menghadapi tantangan signifikan, termasuk perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, dan fluktuasi harga pasar. Oleh karena itu, peningkatan kualitas produksi, perbaikan sistem pemasaran, dan penguatan kelembagaan petani menjadi langkah krusial untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian.

“Kami berharap panen raya jagung serentak ini dapat menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Indragiri Hilir,” pungkas Fajar Husin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *