Ekonomi

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Desa Tanjung Rejo: Sinergi Polri dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

146
×

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Desa Tanjung Rejo: Sinergi Polri dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, SH, MH, diwakili Kasubsektor Negeri Katon Aipda Sunardi, mengikuti Zoom Meeting panen raya jagung serentak kuartal I 2026 di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Kamis (8/1/2026).(G45/Ansori)

Pesawaran, Garda45.com – Panen raya jagung serentak kuartal pertama 2026 digelar di Dusun Waydadi, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari panen jagung serentak nasional yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan berlangsung serentak di seluruh Indonesia atas arahan Kapolri, sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap program swasembada pangan nasional, salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Desa Tanjung Rejo menjadi salah satu titik lokasi perwakilan di Kabupaten Pesawaran, mewakili Kecamatan Negeri Katon dan Gedong Tataan. Kegiatan ini melibatkan aparat Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat setempat. Panen simbolis dilakukan oleh perwakilan Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani, sambil mengikuti rangkaian Zoom Meeting nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain: Kasubsektor Negeri Katon Iptu Sunardi mewakili Kapolsek Gedong Tataan AKP Dedi Yohanes, SH, MH, Panit I Binmas Iptu Sutrisno, SH, Panit II Oky Priyantono, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Rejo Aipda Santosa, Sekretaris Desa Tanjung Rejo Surono mewakili Kepala Desa Sanjaya, SH, Ketua BPD Karyadi, Ketua Gapoktan Tumiran, anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Desy, Kepala Dusun Waydadi Tasikun, serta para petani yang terlibat langsung dalam proses panen.

Panen jagung dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Polri bersama pemerintah desa dan kelompok tani, sambil mengikuti rangkaian Zoom Meeting nasional yang terhubung langsung dengan pusat kegiatan panen jagung serentak di tingkat nasional.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif mendukung sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional hingga ke tingkat desa.

Saat dikonfirmasi oleh media Garda45.com. Iptu Sunardi, mewakili Kapolsek Gedong Tataan, menyatakan bahwa Polri mendukung sepenuhnya program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan.

“Sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat, sehingga perlu perhatian dan pendampingan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan Polri tidak sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan agar kegiatan pertanian berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan.

“Atas nama Kapolsek Gedong Tataan, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan dusun yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Berkat kerja sama semua pihak, panen raya jagung serentak dapat berjalan dengan baik,” tambah Iptu Sunardi.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjung Rejo Surono menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polri atas kepedulian terhadap sektor pertanian. Menurutnya, keterlibatan Polri memberikan semangat dan motivasi bagi para petani, khususnya petani jagung, untuk
terus meningkatkan produktivitas.

“Harapan kami, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani dapat terus terjalin, termasuk membantu mengatasi tantangan petani seperti ketersediaan pupuk dan bibit,” kata Surono.

Desa Tanjung Rejo memiliki potensi pertanian yang besar, terutama komoditas jagung. Dukungan lintas sektor dianggap penting untuk meningkatkan hasil pertanian dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Panen raya jagung serentak kuartal I 2026 ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pesawaran.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *