Peristiwa

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Garuda Sakti Jadi Ancaman Keselamatan

18
×

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Garuda Sakti Jadi Ancaman Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Kondisi Jalan Garuda Sakti Km 2, Simpang Jalan Melati, Pekanbaru, tampak berlubang dan dipadati kendaraan yang terjebak kemacetan panjang, Rabu (14/1/26). (Foto : G45/KZ).

PEKANBARU | Garda45.com – Kondisi Jalan Garuda Sakti Km 2, tepatnya di Simpang Jalan Melati, Kota Pekanbaru, kian memprihatinkan. Kerusakan badan jalan yang dipenuhi lubang besar serta lampu lalu lintas yang tidak berfungsi memicu kemacetan parah hampir sepanjang hari dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Titik tersebut menjadi salah satu kawasan dengan kemacetan kronis. Antrean kendaraan terjadi sejak pagi hari, memuncak pada jam berangkat dan pulang kerja, bahkan berlanjut hingga malam hari. Arus lalu lintas tersendat akibat kendaraan yang harus memperlambat laju untuk menghindari lubang dan aspal yang mengelupas.

Situasi semakin diperparah dengan tidak berfungsinya lampu lalu lintas di perempatan Jalan Garuda Sakti–Melati. Kendaraan dari berbagai arah saling berebut ruang tanpa pengaturan yang jelas, sehingga antrean panjang kendaraan nyaris tak bergerak dan rawan terjadi kecelakaan.

Sebagai jalan lintas penghubung menuju Kota Pekanbaru, ruas ini dilalui banyak kendaraan bertonase besar. Truk-truk yang melintas dengan kecepatan rendah kerap menjadi pemicu penumpukan kendaraan hingga lebih dari 1,5 kilometer, terutama pada jam pulang kerja.

Warga menilai kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas dan produktivitas masyarakat. Waktu tempuh menjadi jauh lebih lama, sementara tingkat stres pengguna jalan terus meningkat.

Belum lama ini, kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Garuda Sakti Km 2. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah bertabrakan dengan truk, diduga kuat akibat kondisi jalan yang rusak dan arus lalu lintas yang semrawut.

Ucok (32), salah seorang pengendara yang hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut, mengatakan kemacetan di Jalan Garuda Sakti sudah berlangsung lama dan terjadi hampir sepanjang hari.

“Macet di sini sudah biasa. Kendaraan jalan seenaknya karena lampu lalu lintas mati, ditambah jalan rusak. Antrean makin panjang dan situasi makin kacau,” keluh Ucok, Rabu (14/1/2026).

Ia berharap Pemerintah Provinsi Riau segera melakukan perbaikan jalan dan mengaktifkan kembali lampu lalu lintas di simpang tersebut guna menekan risiko kecelakaan dan mengurai kemacetan.

“Sebagai masyarakat, harapan kami jalannya cepat diperbaiki. Kemarin sempat diperbaiki dan cukup membantu mengurangi macet. Dengan kondisi sekarang, kami berharap pemerintah segera turun tangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *