Banner Website
Daerah

Lewat Jamcab V 2026, Banyuasin Siapkan Pramuka Berkualitas dan Berdaya Saing

891
×

Lewat Jamcab V 2026, Banyuasin Siapkan Pramuka Berkualitas dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim. (G45/ABS)

BANYUASIN | Garda45.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadikan kegiatan jambore sebagai instrumen pendidikan nonformal untuk membentuk karakter, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan jiwa kemandirian di kalangan pelajar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, saat membuka Jambore Cabang (Jamcab) V Banyuasin 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Pangkalan Balai, Senin (2/2/2026).

Erwin menegaskan, jambore bukan sekadar ajang perkemahan atau kegiatan rekreasi, melainkan memiliki nilai edukatif yang strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.

“Jambore merupakan instrumen pendidikan nonformal. Melalui kegiatan ini, peserta belajar berinteraksi dengan alam, berkolaborasi dalam keberagaman, serta mengasah keterampilan hidup yang tidak sepenuhnya diperoleh di bangku sekolah,” ujar Erwin.

Jamcab V Banyuasin 2026 mengusung tema “Ceria, Tangguh, dan Rajin”, yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah bersama Gerakan Pramuka dalam melahirkan generasi muda Banyuasin yang berketahanan mental, cerdas secara emosional, serta memiliki etos kerja yang kuat.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyuasin menyusun kurikulum kegiatan yang komprehensif melalui tujuh zona aktivitas.

Zona integritas difokuskan pada penanaman nilai kejujuran dan etika kepemimpinan. Zona Gen Z menekankan kemampuan adaptasi teknologi serta pemanfaatan media digital secara positif. Sementara zona adventure dirancang sebagai tantangan fisik guna membentuk ketangguhan mental peserta.

Selain itu, terdapat zona Pramuka Peduli yang menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian lingkungan, zona budaya untuk melestarikan kearifan lokal Banyuasin di tengah arus modernisasi, zona pengetahuan, wawasan, dan keterampilan, serta zona Pramuka dewasa sebagai sarana peningkatan kapasitas pembina dan pelatih.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih tinggi, seperti Jambore Daerah (Jamda) hingga Jambore Nasional (Jamnas).

“Jadikan Jamcab ini sebagai ajang uji coba kemampuan. Saya ingin Banyuasin menjadi kontingen yang disegani di tingkat Provinsi Sumatera Selatan maupun nasional, bukan hanya karena jumlah, tetapi karena kualitas dan kekompakannya,” tegas Erwin Ibrahim yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Banyuasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *